CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Proyek pembangunan pabrik PET resin milik Wankai Advanced Materials Indonesia di Kawasan Industri Krakatau (KIK) Cilegon mulai menunjukkan progres.
Saat ini, proyek tersebut telah memasuki tahap penyiapan lahan sebelum konstruksi dimulai.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI), investor asal Tiongkok itu tengah mematangkan lahan seluas 26 hektare.
“Wankai itu kemarin sudah ground breaking, sekarang tahapannya sedang menyiapkan lahan matang untuk nanti dilakukan pembangunan pabrik,” ujarnya, Selasa, 5 Mei 2026.
Diketahui, groundbreaking proyek tersebut telah dilakukan pada Desember 2025. Pabrik ini akan dibangun di atas lahan milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang dikelola oleh KSI.
Proyek ini memiliki nilai investasi mencapai US$ 284 juta atau sekitar Rp 4,5 triliun, dengan kapasitas produksi sebesar 750 ribu ton per tahun.
Fasilitas tersebut digadang-gadang menjadi salah satu pabrik PET resin terbesar di Asia Tenggara.
Meski demikian, Aziz mengungkapkan, proses pembangunan fisik pabrik diperkirakan belum akan dimulai dalam waktu dekat karena masih menunggu penyelesaian administrasi dan pembayaran lahan.
“Konstruksi kemungkinan menunggu sampai proses pembayaran selesai, mungkin sekitar tahun 2028,” katanya.
Saat ini, pembayaran lahan masih dilakukan secara bertahap hingga akhir 2027.
Pemerintah Kota Cilegon menyatakan komitmennya untuk mendukung percepatan investasi tersebut, terutama dalam hal perizinan dan kesiapan administrasi.
“Kalau perizinan bisa diproses lebih awal, nanti saat semua sudah siap, pembangunan bisa langsung berjalan,” ujarnya.
Keberadaan proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, termasuk membuka peluang lapangan kerja dan memperkuat sektor industri di Kota Cilegon.
Editor: Agus Priwandono











