PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Mahasiswa di Kabupaten Pandeglang rata-rata membutuhkan uang saku sekitar Rp25 ribu hingga Rp50 ribu per hari untuk menunjang aktivitas perkuliahan. Pengeluaran tersebut umumnya digunakan untuk biaya transportasi, membeli bahan bakar minyak (BBM), makan, dan minum.
Salah seorang mahasiswa STKIP Syekh Manshur, Rafli, mengatakan kebutuhan biaya hariannya mencapai sekitar Rp50 ribu.
“Kalau untuk perkuliahan, sehari itu biaya hidup rata-rata Rp50 ribu. Uang itu untuk beli BBM dan makan,” katanya, Rabu, 1 Juli 2026.
Rafli mengaku pengeluaran tersebut sudah mencukupi karena setiap hari menggunakan sepeda motor untuk pergi dan pulang kuliah.
“Jadi untuk beli bahan bakar dan makan sekali itu cukup,” ujarnya.
Ia menambahkan, biaya kuliahnya ditanggung melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sehingga hanya perlu menyiapkan uang untuk kebutuhan harian.
“Saya kebetulan penerima KIP, jadi biaya kuliah ditanggung. Pengeluaran saya hanya untuk bensin dan makan,” katanya.
Jika kondisi keuangan sedang terbatas, Rafli memilih membawa bekal dari rumah.
“Kalau lagi tidak ada uang, saya bawa bekal. Alhamdulillah kebutuhan kuliah masih bisa terpenuhi,” ujarnya.
Mahasiswi STKIP Syekh Manshur, Nipis Asqiya, mengaku memiliki pengeluaran harian yang hampir sama.
“Ongkos pulang-pergi sekitar Rp15 ribu sampai Rp20 ribu. Untuk makan dan minum sekitar Rp30 ribu, jadi totalnya sekitar Rp50 ribu per hari,” katanya.
Sementara itu, mahasiswa reguler, Novia, mengatakan pengeluaran hariannya sekitar Rp30 ribu karena jarak rumah ke kampus relatif dekat.
“Kalau sehari paling sekitar Rp30 ribu karena dekat kampus. Untuk UKT per semester sekitar Rp2,4 juta,” katanya.
Mahasiswi lainnya, Ismi Azkia, yang juga menerima beasiswa, mengaku hanya mengeluarkan biaya harian sekitar Rp25 ribu hingga Rp30 ribu.
“Saya hanya membayar biaya UTS dan UAS sekitar Rp1,3 juta. Untuk kebutuhan sehari-hari sekitar Rp25 ribu sampai Rp30 ribu,” ujarnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











