PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang mendesak Pemerintah Daerah Pandeglang mengambil tindakan tegas kepada oknum pejabat RSUD Berkah berinisial Ss yang diduga tersandung LGBT.
Pernyataan keras itu disampaikan oleh Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PKS Tb Asep Rafiudin Arief dalam sebuah rapat bersama jajaran kepala OPD dalam ruang Bamus DPRD Kabupaten Pandeglang.
Tb Asep menyoroti dugaan oknum ASN menduduki jabatan Kabid itu karena geram dengan penanganannya tidak memberikan sanksi tegas. Sebab pejabat berinisial Ss ini bukan kali ini saja viral tapi ke sekian kalinya.
Sebelumya pada tahun 2024, Ss ini sampai viral kehadirannya mendapatkan penolakan dari warga perumahan. Terus pindah ke Komplek Griya Puspa. Pada tahun 2024 terjadi insiden dan warga komplek menolak keberadaanya.
Kemudian tahun 2026 ini kembali viral disertai tayangan video dalam akun TikTok yang menyebar luas di media sosial.
Menurut Tb Asep, sekarang ini paling urgent masalah LGBT. “Jangan sampai ini didiamkan oleh Pemda. Mohon maaf, dulu kita sudah menyampaikan secara langsung ke Pak Asda,” katanya, Kamis, 9 Juli 2026.
Asep menegaskan, Ia sudah menyampaikan untuk segera menindaklanjuti masalah itu. Seba dulu pernah viral juga.
“Tapi sampai saat ini belum ada tindakan. Tapi kalau sekarang ini sudah sangat serius, muncul videonya muncul wajahnya dan sudah ada fakta kami berharap Pemda segera mengambil tindakan tegas,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











