SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Serang berencana memperluas pelaksanaan Program Serang Mengaji dengan menyasar aparatur sipil negara (ASN) di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Setelah diterapkan di lingkungan sekolah, program tersebut kini akan dikembangkan untuk membangun budaya membaca Alquran di kalangan birokrasi.
Ketua Satgas Serang Mengaji Kota Serang, Enting Abdul Karim mengatakan, perluasan program tersebut merupakan bagian dari pengembangan yang diinisiasi Wali Kota Serang, Budi Rustandi. Untuk mendukung langkah itu, susunan kepengurusan Satgas Serang Mengaji juga telah diperbarui melalui surat keputusan terbaru.
Dalam kepengurusan baru tersebut, Pemkot Serang melibatkan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Madani, KH Mukhtar Saleh, serta unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang guna memperkuat pelaksanaan program. “Pak Wali memiliki rencana jangka panjang agar budaya mengaji tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga menjadi kebiasaan di kalangan ASN,” ujar Enting, Jumat, 17 Juli 2026.
Menurutnya, Masjid Al Madani akan menjadi pusat kegiatan pembinaan bagi ASN. Para pegawai nantinya diharapkan dapat meluangkan waktu untuk membaca Alquran sebelum memulai aktivitas kerja.
Enting mengungkapkan, kebiasaan tersebut sebenarnya telah mulai diterapkan secara terbatas di lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang sebagai tahap awal sebelum diperluas ke seluruh OPD.
Ia menegaskan, program itu bukan karena seluruh ASN dianggap belum mampu membaca Alquran. Program tersebut lebih diarahkan untuk membangun budaya religius di lingkungan pemerintahan sekaligus memberikan pendampingan bagi ASN yang masih ingin meningkatkan kemampuan mengajinya.
“Harapannya sebelum bekerja, ASN bisa mengaji terlebih dahulu, dilanjutkan salat duha, kemudian baru menjalankan tugas. Kebiasaan itu diharapkan membentuk karakter ASN yang lebih baik,” katanya.
Editor : Rostinah











