SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Organisasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Banten sukses menggelar Satu Asa Domino Turnamen di Graha Pena Radar Banten, Kota Serang, Minggu, 19 Juli 2026.
Turnamen tersebut diikuti 30 tim dari berbagai daerah di Banten yang terdiri atas peserta umum sekaligus calon atlet baru ORADO Banten.
Kompetisi Satu Asa Domino Turnamen menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat bahwa olahraga domino kini telah menjadi cabang olahraga (cabor) yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Ketua Bidang Wasit ORADO Banten, Dedi Sigit, mengatakan pengakuan dari KONI menjadi momentum penting bagi ORADO untuk memperkenalkan olahraga domino kepada masyarakat secara lebih luas.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi sosialisasi bahwa ORADO sudah masuk KONI. Selain itu, turnamen ini untuk melahirkan atlet-atlet ORADO di Banten,” kata Dedi saat ditemui di Satu Asa Coffee, Selasa, 21 Juli 2026.
Ia menegaskan, Satu Asa Domino Turnamen juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan ORADO sebagai organisasi resmi olahraga domino.
“Jadi ini menjadi ajang yang sangat penting agar masyarakat di Banten mengetahui bahwa olahraga domino kini memiliki organisasi resmi dan menjadi cabang olahraga yang diakui,” ujarnya.
Selain sebagai media sosialisasi, Dedi menuturkan turnamen tersebut juga menjadi wadah mempererat hubungan antarpengurus, atlet, dan pecinta domino dari berbagai daerah di Provinsi Banten.
Menurutnya, kebersamaan yang terjalin dalam turnamen menjadi modal penting untuk membangun organisasi yang solid sekaligus memperluas jaringan ORADO hingga ke seluruh kabupaten dan kota.
Sementara itu, Ketua Tim Seak, Glen Pawitan, mengaku bangga karena timnya berhasil menjadi juara pertama pada Satu Asa Domino Turnamen.
“Alhamdulillah kita bisa ikut berpartisipasi meramaikan turnamen ini. Awalnya kami hanya ingin menjadi peserta, tetapi akhirnya bisa menjadi juara,” kata Glen kepada RADARBANTEN.CO.ID.
Glen mengungkapkan, turnamen tersebut merupakan pengalaman pertama timnya mengikuti kompetisi domino.
“Dari teman-teman juga baru pertama kali bermain dengan kartu domino untuk pertandingan. Biasanya kami bermain kartu biasa. Yang penting kami bermain dengan seru,” tuturnya.
Ia berharap timnya dapat terus berpartisipasi dalam turnamen domino berikutnya dengan persiapan yang lebih matang.*
Editor : Krisna Widi Aria











