CILEGON – Kepala Cabang Mandiri Tunas Finance (MTF) Cilegon, Sukatma, menolak memberikan keterangan terkait dengan protes salah seorang nasabah mereka, Sofyan, yang merasa dirugikan oleh perusahaan pembiayaan (leasing) tersebut.
Penolakan untuk memberikan klarifikasi itu disampaikan Sukatma melalui Solihin, Head Of Collections MTF Cilegon yang mewakilinya menemui awak media yang telah menunggunya sekitar dua jam lebih. Solihin beralasan, ada mekanisme dan prosedur hak jawab di internal pusat perusahaannya. Maka pimpinannya tidak berkenan untuk memberikan klarifikasi pada saat itu.
Baca Juga : Tarik Paksa Mobil Nasabah Mandiri Tunas Finance Dioncog
“Kalau ada pertanyaan, silahkan layangkan saja melalui email. Tadi kita sudah izin ke HO (Head Office), karena di sana ada coorporate secretary, maka pusat yang akan menjawab. Kita takut salah,” ujar Solihin saat menemui awak media, Senin (16/11/2015) sore.
Solihin mengatakan, keputusan untuk menyerahkan hak jawab persoalan ada di kantor pusat MTF. Sebab pihaknya khawatir hal itu justru akan semakin memperkeruh keadaan. “Yang pasti tadi saya juga sudah sampaikan keberadaan teman-teman wartawan di sini,” kilahnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Sofyan yang turut didampingi oleh kuasa hukum dan puluhan pria berseragam Pendekar Banten masih tampak bertahan di sekitar lokasi kantor yang terdapat di kawasan kompleks pertokoan Cilegon Bussines Square, PCI Cilegon. “Kami akan tunggu, sampai mobil itu datang ke sini. Soalnya tadi Pak Solihin bilang, kalau mobil itu saat ini sudah dalam perjalanan dari Bekasi,” kata Aminulloh, Kuasa Hukum Sofyan.
Diberitakan sebelumnya, kedatangan Sofyan dan massa pendukungnya itu lantaran kecewa atas langkah sita paksa pihak MTF Cilegon terhadap mobil Nissan X Trail yang ia kredit. Sita paksa itu dilakukan, tanpa adanya pemberitahuan sebagaimana mestinya.
Padahal, Sofyan menyisakan tinggal satu bulan angsuran lagi, dari durasi kredit satu tahun yang disepakati sebesar Rp19,3 juta setiap bulannya. “Kita akan tunggu terus di sini (Kantor MTF), sampai mobil itu datang. Soalnya kata beliau (Solihin) saat ini mobil itu sudah dalam perjalanan,” jelas Aminulloh. (Devi Krisna)








