SERANG – Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Serang pada tahun 2016 ini menargetkan, masing-masing Kelurahan minimal memiliki satu Bank Sampah. Alasannya, Kota Serang tertinggal jauh dibandingkan dengan beberapa Kabupaten/Kota di Indonesia.
“Kita saat ini tengah mendorong bank-bank sampah, minimal satu Kelurahan satu Bank Sampah. Dengan adanya bank pengelolaan sampah, bisa lebih positif dan bahkan menguntungkan,” ungkap Kabid Perencanaan Pengkajian Dampak Lingkungan Hidup, BLHD Kota Serang, Herunajaya kepada wartawan, Selasa (3/5).
Heru menjelaskan, saat ini di Kota Serang baru memiliki delapan Bank Sampah yang terletak di beberapa Kelurahan di Kecamatan Serang. Ia mengatakan, Kota Serang tertinggal jauh dari Sleman dan daerah lainnya.
“Kita tertinggal jauh dengan daerah lain, di daerah Sleman misalnya, di sana sudah mencapai 300 Bank Sampah. Targetnya kita banyak, untuk tahun ini,” kata Heru.
Heru menjelaskan, bahwa tujuan dibangunnya Bank Sampah adalah untuk membangun kepedulian masyarakat agar dapat berkawan dengan sampah untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung.
“Untuk memulai pembuatan Bank Sampah, kami melakukan Bintek Persampahan yang melibatkan masyarakat, kemudian izin pendiriannya baru kami berikan,” kata Heru. (Fauzan Dardiri)










