SERANG – Keikutsertaan Perserang Kabupaten Serang di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016 terancam. Meski mampu melalui tiga laga awal tanpa kekalahan, skuad Laskar Singandaru, terancam rontok di tengah jalan karena kekurangan dana.
Sumber di tubuh Perserang yang mengaku bernama Beni mengungkap saat ini klub sepakbola kebanggaan warga Serang itu tengah kesulitan membiayai operasional mereka. Selain tak memiliki dana untuk melakoni laga tandang, jatah makan pemain juga terancam terhenti karena belum membayar jasa catering.
“Sebenarnya kondisi tim sedang bagus karena kami belum sekalipun menelan kekalahan. Tetapi kalau kondisi ini tidak berubah, bisa-bisa kami rontok di tengah jalan,” katanya, Senin (23/5/2016).
Beni menambahkan, saat ini manajemen juga tengah kesulitan mencari dana untuk melakoni laga away ke Bengkulu untuk melawan PS Bengkulu, Minggu nanti. Namun, hingga kini manajemen belum bisa memastikan keberangkatan tim karena terganjal masalah dana. “Kami juga bingung mau menyalahkan siapa atas kondisi ini. Tetapi kami berharap ada perhatian dari Pemkab Serang sebagai pemilik dari Perserang,” cetusnya.
Terpisah, Manajer Perserang Babay Karnawi tak menampik kondisi yang disebutkan sumber. Namun, dirinya mengaku saat ini tengah mencari solusi agar Perserang tetap bisa berkompetisi di ajang ISC B. “Saat ini kami masih mencari solusi. Mudah-mudahan Perserang bisa tetap berkiprah di kompetisi dan meraih hasil terbaik,” tandas pria yang akrab disapa Jibay ini. (RBOnline)









