Tangsel – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop-UKM) Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan pembekalan kepada para awak media dalam acara Pengembangan Koperasi – UKM Pada Forum Media/Wartawan Tangsel, Selasa (1/11/2017).
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Tangsel H Bunyamin Davnie, Asda III Tangsel Ir H Nur Selamet, serta dua orang pembicara di antaranya seorang penulis buku, Suherman Sapri.
Kepala Dinkop-UKM Tangsel Warman Syanudin mengatakan, Dinas Koperasi sesuai dengan misi Walikota ingin mewujudkan Kota Tangsel untuk menjadi kota yang cerdas, berdaya saing dan berkualitas dengan teknologi informasinya.
“Kota Tangsel dengan koperasi yang sehat untuk bisa berpartisipasi dan tentunya menjadi harapan kami sama-sama mewujudkan ekonomi kerakyatan di Kota Tangerang Selatan,” katanya.
Pengembangan Koperasi dan UKM pada Forum Media/Wartawan Kota Tangsel secara bersama-sama dengan media untuk mengembangkan koperasi. “Para media mari bersama sama untuk mengembangkan koperasi dengan ekonomi kerakyatan,” ujar Warman.
Warman Syanudin berharap Dinas Koperasi siap memberikan dukungan pada kalangan media untuk mewujudkan pembentukan Koperasi wartawan. “Cukup dengan 20 orang bisa terbentuk Koperasi, kami dari Dinkop siap membantu rekan rekan wartawan untuk mendirikan Koperasi,” kata Warman pada acara yang digelar di salah satu rumah makan di kawasan BSD.
“Saya berpesan kepada para pengurus dan anggota Koperasi wartawan yang dibentuk ini untuk serius serta focus dan juga dapat menjaga amanah ini dengan baik. Bekerjalah dengan baik serta profesional dalam mengelola Koperasinya dan jangan tinggalkan profesi kalian sebagai seorang jurnalis,” pesannya.
Di tempat yang sama, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie memaparkan alasan diadakannya acara sosialiasi koperasi kepada wartawan yaitu pertumbuhan ekonomi di Tangsel sebagian besar dari koperasi. Banyak masyarakat tumbuh menghasilkan beragam peroduk dan jasa.
“Di Tangsel secara ekonomi kerakyatan tumbuh melalui koperasi sehingga UKM akan menjadi tumpuan dengan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 8,9 persen. 80 persennya berasal dari sektor swasta seperti koperasi sebagai penyumbang kebutuhan tersier,” kata Bang Ben.
Asisten Daerah III, Nur Slamet menegaskan pentingnya mendirikan koperasi bagi kalangan wartawan. Media salah satu lembaga yang selalu menjadi mitra perlu bekerjasama di berbagai pihak bukan hanya soal pembangunan literasi, namun soal ekonomi melalui koperasi.
“Kami menginginkan koperasi yang berkualitas. Koperasi untuk saling bersama-sama gotong royong sementara pada bagian lain saat ini orang sangat sulit untuk sama-sama mereka lebih memilih individual,” kata Nur Slamet. (Adv)








