SERANG – Direksi PT Banten Global Development (BGD) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mendapatkan mandat untuk melakukan proses pembentukan bank mengaku menyerahkan sepenuhnya keputusan pembentukan bank Banten pada Gubernur Banten, Rano Karno.
Sekretaris Perusahaan PT BGD, Fatma Ratna Sari mengatakan, sejauh ini perusahaan masih menunggu keputusan Gubernur Banten selaku pemegang saham karena menurut Fatma, dirinya bersama jajaran direksi hanya sebagai pelaksana kebijakan.
“Kalau BGD-nya tetap berjalan, cuma untuk Bank Bantennya tergantung pemegang saham. Bila pemegang saham ingin lanjut, yah lanjut. Kita tunggu pak gubernur,” katanya.
Untuk sementara ini, Fatma mengaku belum bisa memberikan keterangan banyak terkait kelanjutan Bank Banten. Karena sejauh ini belum ada pemberitahuan resmi dari pemerintah Provinsi Banten terkait penundaan pembentukan Bank Banten tersebut.
“Kita tataran pelaksanaan, dampak dari penundaan pasti ada. Hanya saja saya belum bisa menjawab karena belum ada pemberitahuan yang tertulis. Saya juga belum membicarakannya dengan jajaran internal,” ujarnya. (Bayu)








