SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menargetkan pada 2017 mendatang, sudah tidak ada lagi penderita gizi buruk.
“Target tahun depan (2017-red) sudah tidak ada lagi. Yang terus kita antisipasi gizi kurangnya. Jangan sampai mengalami kendala yang gizinya kurang itu malah menjadi Gizi buruk,” ungkap Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman, Kamis (28/1/2016).
Baca Juga : Pemkot Serang Gelontorkan Rp1,1 M untuk Pengentasan Gizi Buruk
Jaman menjelaskan, kalau melihat gizi buruk, bukan hanya dilihat dari latar belakang ekonomi, melainkan konsumsi makanannya, latar belakang pendidikan atau wawasan pengetahuan mereka terkait asupan gizi pada makanan, termasuk juga sakit bawaan dari lahir.
“Ini kan ketika dinas terkait (bukan hanya Dinkes-red) untuk dapat memberikan asupan gizi dan mencari bagaimana caranya agar penderita gizi buruk pulih kembali,” kata Jaman.
Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengklaim terjadi penurunan jumlah penderita gizi buruk dari tahun sebelumnya. Dari jumlah 65 penderita pada tahun 2014, tahun 2015 menjadi 56 penderita. (Fauzan Dardiri)










