PANDEGLANG – Jembatan Cijango yang menghubungkan Desa Sukadame dengan Desa Bulagor, Kecamatan Pagelaran, diperbaiki secara gotong royong menggunakan material kayu, Sabtu (2/4/2016).
Hal ini dilakukan warga, agar jembatan yang ambruk pada tahun 2015 lalu dapat dilewati. Warga mengaku kecewa terhadap Pemkab Pandeglang yang terkesan membiarkan kondisi jembatan tersebut. “Kami kesal terhadap Pemkab Pandeglang terkait ambruknya jembatan tersebut. Makanya, kami lakukan perbaikan secara gotong royong, walau dengan material seadanya,” kata Asep Seblon, warga Desa Bulagor, Sabtu (2/4/2016) seperti dilansir Harian Radar Banten.
Asep meminta pada tahun ini jembatan tersebut bisa diperbaiki. “Kami harap pada Bupati Irna Narulita dapat merealisasikan pembanguan Jembatan Cijango. Walaupun kini diperbaiki oleh kami, tidak akan bertahan lama dan tidak akan kuat menahan beban mobil yang sering melintas,” katanya.
Ditemui di kantornya, Kepala Desa (Kades) Bulagor, Jaenudin mengatakan, bahwa pihaknya sudah beberapa kali melakukan usulan terkait kondisi jembatan tersebut ke Pemkab Pandeglang melalui Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (DBMSDA). “Sebetulnya pada tahun lalu pun dari DBMSDA sudah melakukan peninjauan ke lokasi. Namun, sampai saat ini belum terealisasi,” ungkapnya.
Wahyudi, Kepala Bidang Bina Marga DBMSDA Kabupaten Pandeglang, belum bisa dimintai keterangan. Beberapa kali dihubungi ponselnya selalu dalam keadaan tidak aktif. (RB/mg-05/zis/dwi)










