Tak Peduli
Cinta terlarang telah menggelapkan mata Siska (46), nama samaran. Terlalu asik selingkuh, ia tidak lagi peduli dengan Gatot (56), nama samaran suaminya. Bahkan, Siska mensyukuri anak sulungnya, sebut saja Doni (19), yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Gara-garanya, sebelum kecelakaan sang anak memergoki ibunya keluar hotel dengan Sumenep (50), nama samaran selingkuhannya. Bujuuug!
Doni waktu itu dibawa ke rumah sakit, Siska memang datang untuk menjenguk. Tapi Siska melihat anaknya dengan tatapan dingin, sesekali tersenyum sinis akibat insiden sebelum kecelakaan terjadi. “Waktu itu saya kaget, istri saya kenapa tidak menangis atau apalah. Dia hanya melihat dari jauh, tidak memeluk layaknya seorang ibu,” kata Gatot.
Terbayang betapa sakitnya hati Doni, melihat sorot mata ibunya yang dingin. Padahal saat itu muka Doni penuh benjut dan luka. Hilang sudah makna nyanyian anak-anak yang berjudul ‘Kasih Ibu Kepada Beta’. Pada syair lagu itu, tertulis jika kasih ibu tak terhingga sepanjang masa. Namun pada Siska bisa dikatakan, jika kasih ibu tak terhingga sepanjang anaknya tidak tahu kalau dia selingkuh. Tepuk jidat dulu deh, pokk!!!
“Setelah tanya ada apa, ternyata Doni bilang sebelum kecelakaan dia lihat istri saya selingkuh,” aku Gatot.
Selain memergoki, Doni juga sempat bertengkar hebat dengan ibunya. Bahkan Doni terlibat perkelahian dengan selingkuhannya Siska, Sumenep. “Ternyata Doni kecelakaan karena tidak konsen saat membawa motor. Dia baru berantem dengan istri saya karena memergoki keluar hotel dengan selingkuhannya,” kata Gatot.
Gatot yang bekerja di sebuah instansi vertikal di Serang ini, sebetulnya sudah tahu akan perselingkuhan Siska dan Sumenep. Wanita yang telah ia nikahi sejak Juni 1991 ini telah berselingkuh dengan Sumenep selama lima tahun terakhir. “Sumenep itu turunan Tionghoa, dia rekan kerjanya. Dua orang ini memang sudah selingkuhan lama. Rumah tangga kami memang di ambang perpecahan,” katanya.
Menurut Gatot, telah berulang kali mencoba menyadarkan Siska untuk berubah. Namun entah sihir apa yang diberikan Sumenep, Siska tidak mau lepas dengannya. “Hubungan mereka sudah parah, bahkan orangtua dan kakak-kakaknya sudah turun tangan. Tapi dia tetap tidak mau pisah dengan selingkuhannya,” tutur Gatot.
Perselingkuhan ini diketahui Gatot sejak 2010. Tapi ternyata hubungan terlarang ini telah terjalin sejak 2004. Gatot tahu melalui pesan singkat yang ditinggalkan Sumenep pada HP Siska. Isi SMS-nya syur semua, kalimat-kalimat yang biasa muncul di film-film porno. “Waktu itu saya salat malam, lalu hati kecil saya ingin sekali melihat isi HP Siska. Waktu saya buka, ternyata ada obrolan mesum antara Siska dan Sumenep. Saya kaget waktu itu,” katanya.
Bersikukuh
Melihat obrolan syur antara Siska dan Sumenep, Gatot tidak langsung murka. Pagi harinya, ia bertanya apakah Siska masih cinta kepadanya? “Dia sih bilang masih cinta, itu awalnya. Waktu saya perlihatkan isi SMS di HP-nya, tiba-tiba marah dan tidak lagi cinta kepada saya,” ujar Gatot.
Cepat sekali berubah pikiran Siska ya? Perempuan kalau sudah kepergok, biasanya memang begitu. Apalagi kalau kepergok salah, tapi tidak mau disalahkan. Seperti Siska ini, gara-gara kepergok ia jadi emosi kemana-mana. “Saya dibilang tidak menghormati privasinya. Padahal yang kaya gitu bukan privasi, tapi selingkuh namanya,” jelas Gatot.
Gara-gara isi SMS itu, Gatot juga datang ke tempat kerja Siska dan Sumenep. Ia bertanya kepada Sumenep apakah dirinya cinta kepada Siska. Sumenep menjawab dengan malu-malu kucing. Ia bilang hanya berteman dan tidak terlibat rasa cinta dengan Siska. “Tapi kan isi SMS-nya begitu. Pake bahasa-bahasa film porno,” tuturnya.
Gatot pun melaporkan Sumenep kepada atasannya, sehingga Sumenep dipaksa untuk membuat pernyataan tidak lagi berselingkuh dengan Siska. Sayang langkah Gatot semakin membuat Siska berang, Siska bahkan menolak tidur bersama lagi dengan Gatot.
Berbeda sikap terhadap Gatot, Siska ternyata tidak mau jika surat pernyataan itu memisahkan cintanya dengan Sumenep. Karena itu Siska tetap berkencan dengan sang selingkuhan, kedua pasangan haram ini keluar masuk hotel setiap akhir pekan.
Kebetulan Doni yang lumayan gahol, mendapat laporan dari salah satu temannya jika melihat sang ibu masuk ke sebuah hotel. Dapat informasi itu, Doni mendatangi hotel itu. Betapa kaget Doni, ia mendapati sang ibu tidak menggunakan pakaian lengkap bersama Sumenep di dalam kamar.
Kisah selanjutnya, ya seperti diceritakan pada awal kisah ini. Karena sikap yang diperlihatkan Siska, Gatot langsung mendatangi Pengadilan Agama untuk melayangkan permohonan cerai. Awalnya pihak pengadilan mencoba mendamaikan pasangan ini. Begitu pula kedua belah keluarga besar.
Sayang, lagi-lagi ada sesuatu yang membuat Siska tidak bisa lepas dari cengkeraman kejantanan Sumenep. Meskipun sudah diperingatkan, namun Siska lagi-lagi kepergok berduaan dengan sang selingkuhan.
Karenanya, Gatot langsung daftar talak tiga. Pengadilan Agama pun tidak bisa lagi mengatakan tidak dengan permohonan Gatot. “Perempuan jendel, enggak punya itikad baik lagi. Anak-anak juga sudah setuju saya bercerai, karena itu tidak ada alasan lagi buat saya mempertahankannya,” kata Gatot. (Sigit/Radar Banten)








