SERANG – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten Pramono U Tantowi meminta masyarakat terlibat aktif dalam melakukan pengawasan pada Pilgub 2017. Karena apa? Dalam pilkada tidak mungkin tanpa ada pelanggaran.
“Pilkada tidak mungkin tanpa ada pelanggaran, tapi yang penting bagaimana masyarakat terlibat aktif dalam pengawasannya,” ungkap Pramono dalam diskusi publik Suwaib Amiruddin Foundations (SAF) di kantin kampus Unsera, Rabu (27/4/2016).
Pramono mengatakan, dengan keterliban masyarakat, pemilu/pilkada harus didorong tidak hanya baik secara prosedural, juga subtansinya sehingga bisa melahirkan pemilu yang baik dan utamanya melahirkan pemimpin yang baik.
Senada dikatakan Pramono, Akademisi Untirta Suwaib Amiruddin mengatakan, di dalam pilgub ada orang yang mengejar popularitas. Ketika hanya mengejar popularitas, maka akan lahir pelanggaran. Begitu juga penyelenggara, banyak kekurangannya sehingga terjadi pelanggaran. Makanya keterlibatan masyarakat dibutuhkan untuk melakukan pengawasan.
“Dalam pilkada tentu ada kalah dan menang, karena yang dikejar eksistensi, maka sering terjadi yang kalah akan mencari kesalahan-kesalahan yang menang. Karena itu dibutuhkan keikutsertaan masyarakat dan mahasiswa dalam melakukan pengawasan. Kita menginginkan pilkada yang kondusif untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas,” katanya. (Fauzan Dardiri)










