SERANG – Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Banten Sukira memastikan, bakal calon wakil gubernur yang mendampingi Rano Karno atas kesepakatan bersama dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Namun demikian, pihaknya masih menunggu keputusan DPP kapan pasangan cagub dan cawagub yang diusung PDIP untuk Pilgub Banten 2016.
“Pengumuman wakil Pak Rano, kalau DPD menunggu keputusan Ibu Ketua Umum (Megawati). Setelah fixed berpasangan, baru dipublikasi,” kata Sukira saat dihubungi melalui sambungan telpon selular, Senin (5/9).
Terkait dengan sosok wakil harus mendapat persetujuan dan kesepakatan dengan PPP, Sukira membenarkan. Kedua belah pihak sudah menjadi koalisi bersama secara sah dan disetujui oleh kedua belah pihak, masing-masing pengurus DPP.
“Karena sudah berkoalisi, siapapun yang dipasangkan, tentunya bareng-bareng dalam rangka mempublikasikan, dan memenangkan cagub dan cawagub,” kata Sukira.
Sukira menambahkan, bila sebagai kader yang akan maju di Pilkada Serentak 2017, siapapun, termasuk Rano Karno, harus mengikuti sekolah partai dan tidak boleh diwakilkan.
“Pak Rano Karno tidak boleh diwakili, karena periode yang lalu belum ada sekolah partai,” katanya. (Fauzan Dardiri)










