SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Dua tokoh asal Banten yang diusulkan menjadi Pahlawan Nasional, yakni K.H. Tubagus Ahmad Chatib bin Wasi’ al Bantani dan Ki Wasyid bin Muhammad Abbas, belum berhasil ditetapkan oleh pemerintah pusat dalam penganugerahan Pahlawan Nasional tahun ini.
Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan 10 tokoh baru sebagai Pahlawan Nasional dalam peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, namun tidak satu pun tokoh asal Banten masuk dalam daftar tersebut.
Hal ini menimbulkan reaksi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Banten yang menilai bahwa kedua tokoh tersebut memiliki kontribusi historis besar bagi perjuangan rakyat Banten dan bangsa Indonesia.
PDIP Banten Sampaikan Kekecewaan
Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PDIP, Yeremia Mendrofa, menyampaikan rasa kecewanya atas belum dikabulkannya usulan dua tokoh pejuang asal Tanah Jawara itu.
“Kita sangat menyayangkan dua tokoh dari Banten belum mendapatkan penganugerahan Pahlawan Nasional. Usulan dari Banten tidak menjadi bagian yang terpilih pada tahun ini,” ujar Yeremia, Selasa 11 November 2025.
Yeremia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses pengusulan agar perjuangan kedua tokoh tersebut mendapat pengakuan resmi dari negara.
“Harapan kami, tahun depan usulan dari Banten bisa mendapatkan penganugerahan. Kami akan terus mendorong dan mengawal proses ini,” tegasnya.
Profil Singkat Dua Tokoh yang Belum Diakui
K.H. Tubagus Ahmad Chatib bin Wasi’ al Bantani
Seorang ulama pejuang yang dikenal karena dedikasinya dalam mendorong pendidikan Islam serta menjadi pelopor perlawanan moral terhadap kolonialisme di Banten.
Ki Wasyid bin Muhammad Abbas
Pemimpin Perang Geger Cilegon 1888, salah satu tonggak penting dalam sejarah perlawanan rakyat Banten terhadap penjajahan Belanda. Sosoknya dikenal berani dan menjadi simbol perjuangan rakyat bawah melawan penindasan kolonial.











