JAKARTA – Bagi pecinta kopi, mereka akan mencari tempat tongkrongan kedai yang asyik untuk menikmati menu minuman berbagai varian.
Mereka tidak mempersoalkan harga yang ditawarkan. Kondisi ini berbeda jauh dibandingkan menyeruput kopi di warung kopi pinggir jalan.
Rata-rata harga yang ditawarkan di kedai kopi yang kekinian antara Rp 25.000 hingga Rp 50.000 untuk secangkir kopi.
Menurut Bussiness Development HYPE Pantai Indah Kapuk, Jane Kenny, para pecinta kopi rela membayar lebih mahal untuk secangkir kopi karena beberapa alasan.
Mereka mencari suasana nyaman dan tenang, saat berkumpul dengan teman-teman ataupun mengerjakan tugas.
“Enggak sayang harganya mahal. Karena mereka mencari ambience atau suasana. Kalau mereka butuh momen yang tenang untuk bekerja atau belajar, coffee shop menurut saya jadi destinasi terbaik,” jelasnya usai Konferensi Pers Jakarta Coffee Weeek 2016 di Kemang, Jakarta, Kamis (22/9), seperti dilansir JawaPos.com.
Alasan lainnya, kata Jane, banyak kedai kopi yang menawarkan menu makanan yang beragam.
“Sehingga orang ke sana bisa dibilang mereka sekalian lunch. Dari pada di food court atau resto suasananya lebih berisik,” katanya.
Trend kedai kopi saat ini tidak hanya merambah ibukota. Jane menilai kedai kopi kini mulai menjamur di berbagai daerah.
“Saya sendiri berasal dari Makasar. Di Makasar coffee shop mulai menjamur enggak cuma di ibukota saja. Ada pula anak muda yang sekolah di luar negeri begitu kembali ke tanah air kangen dengan gaya hidup di sana yang biasa kongko di kedai kopi,” jelasnya.
Jane mengungkapkan, dirinya dan pecinta kopi lainnya bisa berjam-jam di kedai tersebut.
“Minimal 3-4 jam sehari nongkrong di coffee shop. Dan bayangkan itu sudah seperenam dari satu hari dihabiskan di coffee shop,” tutupnya. (cr1/JPG)









