RANGKASBITUNG – Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Cipanas Taufik Hidayat, yang mengambil honor panitia pemungutan suara (PPS) sebesar Rp80 juta di Bank BNI Rangkasbitung, rupanya diincar perampok.
Taufik menyadari hal itu setelah mengetahui Honda BRV warna silver A 1705 PG yang diparkir di depan Kantor KPU Kabupaten Lebak, Jalan Abdi Negara, Rangkasbitung, kaca sebelah kiri pecah. Beruntung uang yang disimpan di tas oleh Taufik selamat karena dibawa masuk ke kantor KPU Lebak.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, Kamis (10/11) sekira pukul 11.00 WIB, korban mengambil uang honor PPS dari BNI Cabang Rangkasbitung. Namun, korban tidak langsung pulang ke kantor kecamatan, melain mampir terlebih dahulu ke kantor KPU untuk koordinasi. Honda BRV miliknya pun, diparkir di depan kantor KPU. Namun, ia kaget, balik lagi ke mobil untuk melanjutkan ke kantor Kecamatan Cipanas, kondisi kaca depan mobil sebelah kiri sudah pecah.
“Saya kaget melihat pecahan kaca berantakan di jok mobil. Setelah itu, saya langsung kembali ke kantor KPU Lebak dan menginformasikan kasus tersebut kepada komisioner KPU dan polisi yang berjaga di kantor tersebut,” kata Taufik.
Taufik memastikan, tidak ada uang atau barang berharga yang hilang. Bahkan, telepon selular yang tertinggal di dalam mobil tetap aman. Dia yakin, pelaku mengincar uang yang baru diambilnya dari bank. “Sejak keluar dari bank, saya curiga terhadap seseorang yang nongkrong di BNI. Ketika saya keluar, dia mendahului dengan menggunakan sepeda motor besar dan jaket warna cokelat,” ujarnya.
Sekmat Cipanas ini berharap, polisi bisa mengungkap dan menangkap pelaku pecah kaca mobil. Dia ingin, pelaku dihukum berat, karena telah melakukan tindak pidana perusakan. “Kejadian ini harus jadi pelajaran bagi masyarakat. Hati-hati, jangan simpan uang dan barang berharga di mobil,” tegasnya.
Anggota Tim Identifikasi Polres Lebak Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Danang Wahyu menyatakan, setelah menerima laporan pecah kaca mobil, dirinya dan anggota langsung ke tempat kejadian perkara (TKP). Mereka memintai keterangan korban dan masyarakat yang melihat kejadian tersebut. “Kita sudah dapat sidik jari pelaku. Kita harap, bisa segera ungkap pelaku kasus pecah kaca mobil, karena meresahkan masyarakat Lebak,” ungkapnya. (Mastur/Radar Banten)










