SERANG – Danrem 064/Maulana Yusuf Kolonel Inf Wirana Prasetya Budi menggagas aksi Nusantara Bersatu di wilayah Korem 064/MY di Alun-alun Barat, Kota Serang, Rabu (30/11). Wirana mengundang seluruh elemen masyarakat Banten berkumpul dalam kegiatan yang rencananya dihadiri sekira 10 ribu orang.
Wirana mengatakan, masyarakat yang akan hadir dapat mengenakan ikat kepala merah putih. “Sehingga Alun-alun Barat Kota Serang tampak dari kejauhan bak lautan merah putih,” ujar Wirana melalui siaran pers, Selasa (29/11).
Dengan mengusung tema ‘Apel Nasional Nusantara Bersatu, Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, Bhinneka Tunggal Ika’, kegiatan itu akan dihadiri juga Plt Gubernur Banten, Kapolda Banten, Danrem, Ketua DPRD Banten, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan LSM/ormas. Acara itu akan dimulai pukul 09.00 sampai 12.00 WIB.
Sejumlah acara digelar seperti membaca puisi, sambutan-sambutan/orasi, kemudian penandatanganan naskah Deklarasi Nusantara Bersatu. Wirana mengajak seluruh masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan. “Kita harus mempererat tali persaudaraan di antara warga masyarakat, meskipun kita berbeda suku, agama, budaya, maupun warna kulit,” tuturnya.
Kata dia, Indonesia lahir dari para pejuang/pahlawan yang mempunyai latar belakang berbeda, tapi rela berkorban demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang wilayahnya dari Sabang sampai Merauke. Indonesia lahir dari perbedaan yang merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus disyukuri dan tidak perlu diperdebatkan.
“Keanekaragaman dan kebhinnekaan itulah yang menggambarkan jiwa bangsa Indonesia Bhinneka Tunggal Ika sehingga kita tidak boleh terpecah-pecah hanya karena perbedaan suku, agama, adat istiadat, dan sebagainya,” ujar Wirana. Upaya-upaya yang ingin memecah belah bangsa Indonesia harus dilawan bersama dan menjadi musuh semua. (Rostina/Radar Banten)









