SERANG – Agus Muslim (35) harus merelakan kepergian anak bungsunya, Ahmad Husein Arifin (1). Balita satu tahun itu tewas setelah sepeda motor yang dikendarai ibu kandungnya, Lilis (31), terjatuh akibat ditabrak pengendara sepeda motor yang diduga jambret, Rabu (26/4).
Kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Raya Gunungsari-Mancak, Kabupaten Serang, sekira pukul 08.00 WIB. Lilis menggendong Ahmad Husein Arifin dan mengendarai sepeda motor Honda BeAt A 6950 CV.
“Biasa, setiap pagi, antar anak pertama saya sekolah di SD Kampung Kopi. Abis itu, berangkat ke rumah ibunya di Ciruyung (Desa Curug Sulanjana, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang-red). Kebetulan anak bungsu (korban-red) digendong,” tutur Agus Muslim di rumah duka, di Kampung Semanjangan, Desa Tamiang, Kecamatan Gunungsari.
Seusai mengantar anak pertamanya ke sekolah, Lilis melanjutkan perjalanan menuju rumah orangtuanya. Di ruas Jalan Raya Gunungsari-Mancak yang sepi, Lilis ditabrak pengendara sepeda motor dari arah belakang. Pengendara sepeda motor itu melaju dengan kecepatan tinggi.
“Kata istri saya, dia ditabrak dari belakang terus jatuh. Tabrak lari,” tegas Agus Muslim.
Lilis kehilangan keseimbangan. Ibu muda ini terjatuh bersama balita dan sepeda motornya. Tubuh Lilis dan Ahmad Husein Arifin membentur aspal. Sementara, pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya tersebut kabur. Agus Muslim menduga, penabrak istrinya itu pelaku penjambretan.
“Katanya, (penabrak Lilis-red) sempat mau ambil tas (milik Lilis-red), tapi enggak jadi. Panik karena banyak orang, terus kabur,” ungkap Agus Muslim.
Lilis dan Ahmad Husein Arifin sempat dibawa oleh warga ke Puskesmas Gunungsari. Lilis kemudian dirujuk ke RS dr Dradjat Prawiranegara, Kota Serang. Namun, nyawa Ahmad Husein Arifin tidak tertolong akibat luka pada bagian kepala.
“Waktu dibawa ke puskesmas, katanya (Ahmad Husein Arifin-red) sudah meninggal. Kepala bagian belakang, bentuknya udah enggak sama. Di punggung, ada hitam bekas ban,” beber Agus Muslim.
Jenazah balita satu tahun itu telah dimakamkan keluarganya di pemakaman umum Desa Tamiang. “Istri saya belum tahu (jika Ahmad Husein Arifin telah meninggal dunia-red). Masih belum kuat,” ujar Agus Muslim.
Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rifki Seftrian belum dapat memberikan keterangan. “Saya belum dapat laporan. Nanti, saya tanya dulu ya,” singkatnya. (Merwanda/Radar Banten)








