SERANG – Hancurnya gedung sekolah SDN Tamansari di Kampung Citaman, Desa Tamansari, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang tidak hanya berimbas pada rusaknya properti milik sekolah, namun mengancam kegiatan sekolah.
Belajar mengajar akan dilakukan di bawah tenda darurat yang dibangun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang. Sedangkan pelaksaan UN akan dilakukan di kantor kepala desa.
Kepala Sekolah SDN Tamansari Ali menjelaskan, UN untuk tingkat SD akan berlangsung pada 15 Mei 2017 mendatang. “Kita sudah koordinasi dengan pemerintah desa, semoga tempatnya layak untuk anak-anak ujian,” ujar Ali kepada awak media di lokasi, Sabtu (6/5).
Banjir yang terjadi kemarin, Jumat (5/5) menghancurkan dua rung kelas, membuat empat ruang kelas, perpustakaan, dan kantor direndam lumpur. Seluruh properti sekolah perlu mendapatkan perawatan, sedangkan berkas dan buku sebagian hesar hancur.
Kepala Desa Tamansari Babay menjelaskan, ruang kantor kepala desa akan disesuaikan dengan kebutuhan UN. “Insyaallah disini cukup, bisa buat ujian. Kalau sekolah biasa di tenda,” ujarnya di kantor kepala desa.
Pemerintah desa menurut Babay sudah berkoordinasi dengan Pemkab Serang aga perbaikan sekolah segera dilakukan. Itu dianggap penting agar 274 siswa bisa kembali belajar dengan tenang dan nyaman. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)










