SERANG – Sepuluh bakal calon walikota dan wakil walikota Serang berebut rekomendasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam penjaringan yang dilakukan oleh DPC PDIP Kota Serang. Salah satu kandidat Ayip Najib meminta kepada partai besutan Megawati Soekarno Putri agar objektif dalam melakukan penjaringan bakal calon.
Kepada wartawan, Ayib Najib mengatakan, selain dirinya ada juga kader Demokrat lain, yaitu Nuraeni. Namun karena dirinya mendaftar dan mengembalikan formulir pendaftaran, tentu berharap mendapat dukungan dari PDIP. “Karena saya mendaftar ke PDIP, jadi tentu saya berharap didukung PDIP. Jadi kalau di partai Demokrat, kalau kader bagus, yang mendaftarkan lebih banyak lebih bagus,” kata pria yang akrab disapa Duce ini.
Ia juga meminta dari sekian calon yang daftar ke PDIP saat dilakukan pengambilan keputusan, tentunya berdasarkan suara yang polling-nya banyak di masyarakat. “Tentu harus objektif sesuai hasil survei. Alasan saya mencalonkan diri, tentu ingin membangun Kota Serang,” katanya.
Selain itu, Duce menambahkan, salah satu masalah di Kota Serang saat ini, yaitu persoalan pembangunan infrastruktur jalan. Selain itu, hasil dari musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yang dilakukan Pemkot saat ini banyak yang tidak direalisasikan. “Dari banyaknya usulan pembangunan jalan, misalnya, hanya beberapa saja yang direalisasikan dan itu juga tidak sesuai harapan. Padahal, musrenbang awal dari proses pembangunan yang dimulai dari kebutuhan masyarakat,” tandasnya.
Ketua DPC PDIP Kota Serang Bambang Janoko mengatakan, pendaftaran dibuka seminggu lalu sampai dengan 15 Mei. Sementara, pengembalian formulir dilakukan pada 15 Mei sampai 21 Mei mendatang. “Hari Senin masih bisa ngambil dan sambil menunggu yang mengembalikan berkas pendaftaran,” ujar Bambang kepada wartawan saat ditemui di kantor DPC PDIP Kota Serang, Kepandean, Kota Serang, Minggu (14/5).
Ia mengungkapkan, mulai dari pendaftaran dibuka, ada sekira sepuluh pendaftar yang mengambil formulir pendaftaran, yaitu Wahyu Papat Juni Romadia (politikus PKB), Wahyudin Djahidi (pengusaha), Subadri Usuludin (politikus Golkar), Ayip Najib Duce, Nur’aeni (politikus Demokrat), Muqodas Syuhada (ASN Pemkot Tangsel), Lalu A Rais (mantan sekda Kabupaten Serang), Zumhana (akademisi Bina Bangsa), Bambang Janoko, dan Ujang Syaprudirman (politikus PDIP). “Kita juga akan melakukan survei di PDIP sesuai dengan aturan dan mekanisme partai,” katanya. (Fauzan Dardiri/Radar Banten)









