PANDEGLANG – Diraihnya opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Pemkab Pandeglang 2016 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten, membuat bangga masyarakat khususnya anggota DPRD Pandeglang.
Mereka mengapresiasi capaian itu dan meminta Pemkab mempertahankan prestasi tersebut.
Menurut Sekretaris Fraksi Partai Bintang Hanura DPRD Pandeglang Iwan Coanda, diraihnya opini WTP dari BPK RI merupakan sebuah prestasi yang memuaskan. Soalnya, selain murni hasil kerja keras aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pandeglang, opini WTP terhadap laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI itu merupakan yang pertama kali.
Sudah beberapa kali berganti bupati dan wakil bupati, kata Iwan, baru tahun ini LPHP BPK RI mendapatkan opini WTP. “Saya sangat bangga dengan Bupati Irna Narulita dan Wakil Bupati Tanto Warsono Arban. Keduanya berhasil melakukan perubahan yang lebih baik,” kata Iwan kepada Radar Banten, kemarin.
Namun, politikus Parta Bulan Bintang (PBB) ini mengingatkan seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemkab Pandeglang agar tidak takabur. Mereka harus terus melakukan perbaikan agar mendapatkan hasil yang lebih optimal. “Tentunya banyak tantangan yang akan dihadapi ke depan makanya harus tetap berkerja optimal. Termasuk dalam prestasi opini WTP yang harus dipertahankan,” ujar Iwan.
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Pandeglang Iing Andri Supriadi mengapresiasi pengelolaan keuangan Pemkab Pandeglang yang mendapat opini WTP. Kata dia, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras kabinet kerja bupati dan wakil bupati dalam menata pemerintahan yang lebih baik. “Sangat mengapresiasi atas capaian WTP ini. Hal ini tentunya sangat baik untuk sistem pemerintahan di Pandeglang. Bupati dan Wakil Bupati harus bisa mempertahankan capaian ini,” katanya.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Pandeglang Andhi Mukit merasa bangga karena harapan Pemkab Pandeglang selama 12 tahun tercapai. Namun, ia mengingatkan agar Bupati dan Wakil Bupati segera memperbaiki semua catatan yang diberikan oleh BPK RI Perwakilan Banten tersebut. “Kami (Partai Golkar-red) sangat mengapresiasi capaian ini karena ini yang ditunggu selama 12 tahun. Tapi ingat, walapun mendapatkan opini WTP, Pemkab harus segera menindaklanjuti temuan yang ada seperti di sektor perpajakan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanto Warsono Arban mengatakan, penghargaan dari BPK RI yang didapat oleh Pemkab Pandeglang merupakan gambaran keberhasilan semua pihak dalam mengelola keuangan di Kabupaten Pandeglang. Oleh karena itu, ia berharap kinerja semua OPD dalam memberikan pelayanan dan lainnya agar lebih ditingkatkan. “Ini merupakan hasil kerja keras kita semua dan kita semua harus mempertahankan prestasi ini, bahkan harus kita tingkatkan lagi agar pelayanan yang kita berikan bisa lebih optimal,” katanya. (Adib F/RBG)










