SERANG – Laskar Aswaja Kota Serang menilai Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten harus dipimpin oleh ulama. Sejarah mencatat, kepemimpinan dan perjuangan di Banten tidak lepas dari para ulama.
“Ciri kehancuran suatu bangsa itu ditandai dengan menjauhnya ke ulama,” ujar Ketua Laskar Aswaja Kota Serang Indra Irawan, Senin (31/7).
Indra menjelaskan, tingkat kepadatan penduduknya semakin bertambah, semakin maju serta semakin berkembang. Kemudian, dinamika dan persoalan masyarakat pun semakin variatif dan kompleks, dari mulai masalah ekonomi, sosial, pendidikan, dan keagamaan.
“Ini menjadi dasar bahwa hari ini Kota Serang membutuhkan figur pemimpin yang ngemong dan mengayomi masyarakatnya, pemimpin yang mengerti terhadap persoalan sosial yang mengerti konteks hablumminannas,” katanya.
“Belum lagi kita bicara tentang isu radikalisme agama, dan fakta membuktikan bahwa Kota Serang sangat rentan dengan isu-isu paham radikal, karena disadari ataupun tidak tingkat kepadatan penduduk di Kota Serang semakin hari semakin bertambah,” ujarnya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)









