slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Ngaku Dokter Bedah, Perempuan Ini Tipu Warga Serang

Redaksi by Redaksi
31-07-2017 11:28:16
in Berita Utama, Featured, Hukum
Ngaku Dokter Bedah, Perempuan Ini Tipu Warga Serang
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Kedok Faridah (21) terbongkar. Dokter bedah gadungan di sebuah rumah sakit swasta di Kabupaten Serang itu dituduh menipu uang puluhan juta rupiah dari puluhan calon tenaga kerja. Puluhan calon tenaga kerja itu dijanjikan bekerja di instansi tempatnya bekerja dengan syarat menyetorkan sejumlah uang.

Pada Sabtu (29/7), Faridah dijemput dari kontrakannya di kawasan Ciceri, Kota Serang, oleh puluhan korbannya ke Mapolsek Serang. Faridah tidak sendiri. Dia ditemani oleh suaminya bernama Nur Hadi.

Baca Juga :

Polisi Gadungan Tipu Keluarga Tahanan 

Tipu Temannya, Istri Polisi Dipenjara 

Terdakwa Kasus Penggelapan Dana Koperasi Divonis 26 Bulan, Puluhan Korban Ngamuk di PN Serang

Kenalan di Aplikasi Kencan, Motor Milik Perempuan Asal Serang Dibawa Kabur

“Dibawa tadi pagi jam sepuluh (Sabtu-red). Pelakunya ada di dalam (ruang pemeriksaan-red) sama suaminya,” kata pelapor bernama Usep kepada Radar Banten, Sabtu (29/7).

Usep merupakan satu dari puluhan calon tenaga kerja yang merasa ditipu oleh Faridah. Dia bersama rekan-rekannya melaporkan Faridah dengan tuduhan penipuan. “Saya dikenalkan sama teman saya, habis Lebaran kemarin. Saya dijanjikan kerja jadi operator di RS Hermina. Syaratnya mah biasa, surat lamaran sama fotokopi ijazah. Ditambah uang administrasi Rp 1,2 juta,” kata warga Cikande itu.

Saat berkenalan, Faridah mengaku berprofesi sebagai dokter bedah di RS Hermina. Faridah menjanjikan Usep pekerjaan sebagai operator di RS Hermina. “Saya percaya karena kata teman saya dia sudah ketemu manajer rumah sakit langsung. Saya bayar cicil. Pertama Rp 500 ribu dan kedua Rp 700 ribu,” ujar Usep.

Korban lainnya, Nia Indriani (21) mengatakan, Faridah menjanjikannya pekerjaan sebagai apoteker di RS Hermina. Gadis asal Cimuncang, Kota Serang, itu diharuskan menyerahkan uang Rp 1,2 juta. “Saya tahu ada lowongan dari Asna (korban lain-red). Ketemuan di Alun-alun Serang, kasih lamaran sama uang Rp 1,2 juta,” kata Nia.

Seusai menyerahkan uang, Nia Indriani diminta mengikuti training bersama calon tenaga kerja lainnya sebelum resmi bekerja di RS Hermina. Uniknya, training tersebut dilakukan di Alun-alun Serang. “Disuruh training tanggal 20 Juli kemarin. Suka-suka dia mau di mana saja. Kadang di mal. Disuruh ngapalin aja,” kata Nia.

Samsuri (28) juga mengalami hal serupa. Dia dijanjikan bekerja sebagai operator RS Hermina. Bahkan, Samsuri rela meninggalkan pekerjaannya sebagai pegawai toko demi pekerjaan yang dijanjikan Faridah. “Saya dijanjikan dapat gaji pertama Rp 3,4 juta. Setiap tiga bulan ada kenaikan sekali gaji. Saya bela-belain mundur dari jaga toko,” keluh Samsuri.

Lelaki asal Brebes, Jawa Tengah, itu mengaku menginginkan agar Faridah dapat mengembalikan uang miliknya. “Saya kasih Rp 1,2 juta,” ujar Samsuri.

Sementara, korban lain bernama Norma (21) mengaku sudah mencurigai Faridah sejak dilakukan training. Namun, Faridah berhasil menepisnya. “Dia selalu marah-marah, bentak-bentak. Masa, dokter kok ngomongnya kasar,” ujar Norma.

Kecurigaan puluhan korban semakin menguat setelah korban tidak juga melakukan training di RS Hermina. “Ada jas putih dokter di kamarnya. Kalau ditanya, dia selalu ngomong, ‘kalau enggak percaya, tanya di rumah sakit, dokter Faridah’,” kata Norma.

Dihubungi terpisah, Kanitreskrim Polsek Serang Inspektur Polisi Dua (Ipda) Juwandi membenarkan laporan tersebut. “Betul ada laporan. Pelapor ada empat orang yang sudah diperiksa,” kata Juwandi, Sabtu (29/7).

Saat dihubungi kembali, tadi malam, Juwandi mengatakan, sudah menetapkan Faridah sebagai tersangka. Kata dia, kasus penipuan yang dilakukan pelaku bukan kali ini saja. Tahun lalu, Polres Serang pernah menangani kasus serupa yang melibatkan Faridah. “Sudah beres (pemeriksaan-red), tidak lama, waktu hari Sabtu kemarin,” katanya.

Kata Juwandi, korban penipuan Faridah ada 30 orang. Sebanyak 12 orang warga Serang dan sisanya warga luar Serang. Untuk meyakinkan korban, dalam melakukan aksinya pelaku mengenakan jas warna putih. “Pelaku belajar nama-nama obat dari internet. Sedangkan, uang hasil kejahatannya dibelikan peralatan rumah tangga,” terangnya. Jumlah uang yang diambil dari korban rata-rata berkisar satu hingga dua juta.

“Ya, langsung tersangka. Ancaman pidana lima tahun penjara” tambah Juwandi.

Polisi terus mendalami kasus tersebut karena berdasarkan pengakuan pelaku, untuk memuluskan tipu muslihatnya, dibantu oleh satu teman. “Pengakuannya dibantu satu orang. Tapi, masih didalami,” tandasnya, seraya menambahkan, Faridah ditahan untuk penyidikan kasus. (Merwanda-Fauzan D/RBG)

Tags: Penipuan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hingga Juli, KI Banten Terima 181 Sengketa Informasi

Next Post

Laskar Aswaja: Kota Serang Harus Dipimpin Ulama

Related Posts

Polisi Gadungan Tipu Keluarga Tahanan 
Hukum

Polisi Gadungan Tipu Keluarga Tahanan 

by Fahmi
Minggu, 12 April 2026 08:09

Ilustrasi penangkapan polisi gadungan berinisial GG. (Foto: AI)

Read moreDetails

Tipu Temannya, Istri Polisi Dipenjara 

Terdakwa Kasus Penggelapan Dana Koperasi Divonis 26 Bulan, Puluhan Korban Ngamuk di PN Serang

Kenalan di Aplikasi Kencan, Motor Milik Perempuan Asal Serang Dibawa Kabur

Iming-Iming Proyek Fiktif, Haji Ucin Cs Didakwa Tipu Korban Rp1,2 Miliar

Tipu-tipu, Tiga Terdakwa Pasang Lowongan Kerja Palsu, Calon Pekerja PT Nikomas Rugi Rp 50 Juta

DJP: Marak Penipuan Berkedok Pajak, Waspada!

Besi Scrap 44 Ton Digelapkan, Empat Orang Jadi Terdakwa

Polres Serang Amankan Tersangka Penipuan Umrah, 9 Korban Terungkap

Lakukan Penipuan terhadap PT Summit Oto Finance, Mantan Karyawan Divonis 2 Tahun Penjara

Next Post
Net. Banten Lama

Laskar Aswaja: Kota Serang Harus Dipimpin Ulama

Diduga Keracunan Sosis Bakar, 15 Siswi SD Dilarikan ke Puskesmas

Diduga Keracunan Sosis Bakar, 15 Siswi SD Dilarikan ke Puskesmas

Ini yang Perlu Diperhatikan Dalam Penataan Banten Lama

Ini yang Perlu Diperhatikan Dalam Penataan Banten Lama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kalah 1-4 dari Prancis, Untuk Pertama Kali Indonesia Gagal ke Perempat Final Piala Thomas Cup 2026

Rabu, 29 April 2026 09:27

Wagub Banten Ultimatum Pengelola Dapur: Orientasinya Jangan Keuntungan!

Rabu, 29 April 2026 09:19

Ziarah Hingga Dialog Publik, PDI Perjuangan Kota Serang Tegaskan Peran Strategis Perempuan

Rabu, 29 April 2026 08:47

Berawal dari Masalah Helm, Dua Pria di Walantaka Menjadi Korban Pengeroyokan

Rabu, 29 April 2026 08:46
Pemkot Tangsel Bangun Ekosistem Digital Demi Kredibilitas dan Transparansi Data

Pemkot Tangsel Bangun Ekosistem Digital Demi Kredibilitas dan Transparansi Data

Rabu, 29 April 2026 08:30

Minta Jatah Pengamanan di Kramatwatu, Oknum Ormas Ancam Kontraktor dengan Senjata Api

Rabu, 29 April 2026 07:43

Kalah 1-4 dari Prancis, Untuk Pertama Kali Indonesia Gagal ke Perempat Final Piala Thomas Cup 2026

Rabu, 29 April 2026 09:27

Wagub Banten Ultimatum Pengelola Dapur: Orientasinya Jangan Keuntungan!

Rabu, 29 April 2026 09:19

Ziarah Hingga Dialog Publik, PDI Perjuangan Kota Serang Tegaskan Peran Strategis Perempuan

Rabu, 29 April 2026 08:47

Berawal dari Masalah Helm, Dua Pria di Walantaka Menjadi Korban Pengeroyokan

Rabu, 29 April 2026 08:46
Pemkot Tangsel Bangun Ekosistem Digital Demi Kredibilitas dan Transparansi Data

Pemkot Tangsel Bangun Ekosistem Digital Demi Kredibilitas dan Transparansi Data

Rabu, 29 April 2026 08:30

Minta Jatah Pengamanan di Kramatwatu, Oknum Ormas Ancam Kontraktor dengan Senjata Api

Rabu, 29 April 2026 07:43

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kalah 1-4 dari Prancis, Untuk Pertama Kali Indonesia Gagal ke Perempat Final Piala Thomas Cup 2026

by Nurabidin
Rabu, 29 April 2026 09:27

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Indonesia gagal lolos ke Perempat Final Piala Thomas Cup 2026 setelah di laga terakhir penyisihan Grup D kalah...

Wagub Banten Ultimatum Pengelola Dapur: Orientasinya Jangan Keuntungan!

by Yusuf Permana
Rabu, 29 April 2026 09:19

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah mengultimatum para pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak