Ketua KPU Lebak Ahmad Saparudin mengatakan, jalan sehat ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia dalam rangka mengingatkan masyarakat untuk sadar pemilu, mengingat partisipasi pemilih sudah mulai luntur pada saat ini.
“Jalan sehat ini salah satunya untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya suara mereka dalam memilih kepala daerah dan akan menentukan kemajuan daerah kedepannya,” katanya saat sambutan, Minggu (29/10).
Jalan sehat ini, lanjutnya, sekaligus menyebarkan informasi mengenai pemilu serentak pada tahun 2019 nanti, sehingga masyarakat mampu menggunakan haknya dengan baik dan diharapkan saat pemilihan tidak ada yang golput.
“Kami harap masyarakat lebak dapat memilih semuanya agar dapat menyalurkan aspirasi politiknya, sehingga dapat menentukan lebak kedepannya,” ucapnya.
Ditambahkan Saparudin, tahapan Pilkada sekarang sudah memasuki tahapan rekrutmen anggota PPK dan sudah memasuki tahapan wawancara.
“Kita target seleksi anggota PPK akan selesai pada 1 November,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat menghadiri jalan sehat tersebut mengatakan, masyarakat yang berdemokrasi seharusnya bisa mengikuti pesta demokrasi pada pemilu atau Pilkada Lebak pada tahun 2018 mendatang.
“Masyarakat saya harap dapat berpartisipasi dalam Pilkada nanti, karena kemajuan Lebak ada ditangan mereka (masyarakat-red),” ujarnya.
“Kita ingin pemilih di Kabupaten Lebak ini cerdas dan bisa menyampaikan aspirasi mereka pada saat memilih pemimpin, seperti tagline KPU Lebak, Cerdas memilih dan Cerdas Memimpin,” tukasnya. (Omat/twokhe@gmail.com).










