SERANG – Angin puting beliung yang menghantam Kampung Cibereum dan Kampung Pabuaran, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Kamis (16/11), membuat panik warga setempat.
Angin yang baru sekali menghantam dua kampung tersebut memporakporandakan ratusan rumah di Desa Cikande.
Nur Wahyuni, warga Kampung Pabuaran mengatakan, kejadian bermula pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB. Seluruh warga berhamburan keluar rumah disertai ketakutan.
“Angin gede. Genteng pada ngancleng (terlepas). Gelap awannya. Pada panik. Warga sini pada tengkurap semua di bawah pohon bambu,” ujarnya saat ditemui Radar Banten Online di Kampung Pabuaran, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Jumat (17/11).
Kata Nur, yang sedang memperbaiki rumah rusak akibat hantaman angin itu, bencana itu membuat suasana kampung sangat gelap. Ia bersama istri dan anaknya tak peduli harta benda di dalam rumah. Ia menceritakan, saking takutnya, warga terus melantunan adzan, dikumandangkan secara bergantian.
“Suara angin kemarin gede banget. Genteng, besi pada terbang jauh. Baru kali ini saya lihat angin segede itu. Jangan sampai lah keulang lagi, “ucapnya.
Endah (65), warga Kampung Pabuaran lainnya harus merelakan rumahnya yang hancur rata dengan tanah. Janda yang tinggal bersama anaknya, Muhammad Buang (15) ini tidak tahu akan tidur di mana.
“Kami sarena (tidurnya) di mana. Hayang mah dijieunkeun (ingin dibuatkan) tenda,” keluhnya sambil menangis, Jumat (17/11). (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)








