SERANG – Beredarnya surat yang meresahkan masyarakat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Serang yang menyebut akan terjadi gempa susulan 7.5 skala richter (SR) antara pukul 22.30-23.59 WIB di wilayah Provinsi Banten dan berpotensi Tsunami adalah hoax atau berita palsu.
Hal tersebut dinyatakan melalui press realese BMKG Klas I Serang Nomor: UM.505/074/TNG/1/2018 yang menyatakan bahwa berita itu tidak benar dan BMKG tidak pernah membuat berita tersebut. Berita itu hanya isu dan membohongi masyarakat, karena isu tidak mempunyai dasar ilmiah yang jelas.
“Perlu diketahui bahwa gempa sampai saat ini gempa bumi tektonik belum dapat diprediksi secara pasti, kapan, dimana, dan berapa besar kekuatannya,” tulis Kepala Stasiun BMKG Klas I Tangerang Teguh Rahayu, Selasa (23/1).
Kemudian, kekuatan gempa bumi susulan di wilayah Provinsi Banten dan sekitarnya sudah mengalami penurunan. “Dari sekian kali isu terkait gempa bumi, tidak satupun yang terbukti. Oleh karenanya, isu terkait gempa bumi dan tsunami tidak perlu dirisaukan,” tuturnya.
Dijelaskan oleh Prakirawan BMKG Klas I Serang Trian Asmarahadi mengatakan terkait surat itu benar adanya. Tetapi surat tersebut telah digubah dan dipotong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk disalahgunakan. Seperti beredarnya isu berita hoax tentang gempa bumi susulan berkekuatan 7.5 SR yang disertai tsunami pada 22:30-23:59 WIB malam nanti. “Terkait isu gempa bumi susulan dan tsunami, insya allah tidak akan terjadi apa-apa,” terangnya, Selasa (23/1). (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).









