• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

13 Orang jadi Tersangka Perusakan Mapolsek Bayah

Redaksi by Redaksi
Senin, 14 Mei 2018 10:13
in Berita Utama, Hukum
13 Orang jadi Tersangka Perusakan Mapolsek Bayah

Satu unit mobil polisi Polsek Bayah, Kabupaten Lebak, yang hangus dibakar massa pada Sabtu (12/5) lalu sedang dievakuasi untuk dijadikan sebagai barang bukti. Polda Banten menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus perusakan Mapolsek Bayah.

LEBAK – Polda Banten menetapkan 13 warga Bayah, Kabupaten Lebak, sebagai tersangka kasus perusakan Mapolsek Bayah. Ke-13 warga itu hingga kemarin siang masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Banten.

“Ada 13 orang yang kita jadikan tersangka. Sementara, tiga orang lagi sudah kita kembalikan ke rumah masing-masing karena alat bukti dan saksi tidak mendukung,” ujar Direktur Reskrimum Polda Banten Komisaris Besar (Kombes) Onny Trimurti Nugroho kepada Radar Banten, Minggu (13/5).

RelatedPosts

PT Genesis Regeneration Smelting

PT Genesis Regeneration Smelting Didakwa Tak Kelola Limbah B3, Slag Timbal Ditumpuk di Area Terbuka

Sabtu, 19 September 2026 09:31
Narkotika cair

BNN Banten Gagalkan Penyelundupan Narkotika Cair Melalui Jasa Ekspedisi

Sabtu, 19 September 2026 09:24
KPU mutakhirkan data parpol ppp

KPU Pandeglang Lakukan Pemutakhiran Data Parpol PPP

Sabtu, 19 September 2026 09:16
sebuah panglong di Pandeglang kebakaran

Panglong di Pandeglang Hangus Terbakar, Pemilik Rugi Ratusan Juta

Sabtu, 19 September 2026 09:10

Sebelumnya pada Sabtu (12/5), ratusan nelayan di pesisir pantai di Lebak Selatan dan Sukabumi melakukan aksi perusakan Mapolsek Bayah sekira pukul 08.30 WIB. Massa membakar satu unit mobil patroli, satu unit mobil pelayanan pengaduan, dan empat unit motor.

Aksi massa nelayan dipicu diduga akibat kesalahpahaman masyarakat terhadap kepolisian.

Pada Sabtu pagi sekira pukul 07.00 WIB, pengusaha benur (bayi lobster) asal Cisolok yang bernawa Anwar dan anak buahnya Bubun diculik orang yang mengaku sebagai polisi di Kampung Jogjogan, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah. Kejadian tersebut menimbulkan keresahan di kalangan nelayan sehingga mereka mengadang laju mobil Toyota Avanza yang dikemudikan oknum yang mengaku aparat polisi.

Dua orang nelayan yang mengadang kendaraan ditabrak sehingga mengalami luka-luka. Setelah menabrak nelayan, oknum tersebut membawa Anwar dan Bubun ke arah Sukabumi, Jawa Barat. Tiba di Pamubulan kondisi lalu lintas tersendat sehingga mereka balik arah menuju Bayah. Pengusaha benur tersebut diturunkan di kebun sawit di Kecamatan Panggarangan.

Para nelayan dari beberapa kecamatan di Lebak Selatan dan Sukabumi, Jawa Barat, gerah dengan penculikan dan penangkapan pengusaha benur. Apalagi, tersiar kabar nelayan di Selatan ditabrak lari oleh oknum yang mengaku polisi.

Massa secara bertahap mendatangi Mapolsek Bayah untuk melakukan aksi demonstrasi mulai pukul 08.30 WIB. Aksi tersebut awalnya berlangsung damai, tetapi pukul 10.30 WIB, massa panas. Mereka mempertanyakan kejelasan nasib Anwar dan Bubun yang diamankan oknum yang mengaku anggota polisi. Tapi, anggota Polsek Bayah tidak bisa menjelaskan tentang persoalan tersebut karena mereka tidak tahu apa-apa tentang persoalan tersebut.

Tidak puas dengan jawaban kepolisian, massa mengamuk. Bahkan, tembakan peringatan dari anggota Brimob diabaikan dan membuat massa makin beringas. Mereka kemudian memecahkan kaca mobil patroli, menghancurkan kaca dan mengacak-acak Mapolsek Bayah, serta mengejar anggota kepolisian.

Mobil patroli yang telah dirusak didorong massa ke Lapangan Merdeka di belakang Mapolsek Bayah. Mereka membakar mobil patroli, empat unit motor, dan satu unit mobil pelayanan pengaduan. Motor yang ada di depan Mapolsek Bayah digotong ke Lapangan Merdeka oleh massa. Bahkan, dua unit motor anggota Brimob dimasukkan ke dalam kolam di belakang Polsek Bayah.

Masyarakat sekitar Mapolsek Bayah hanya menonton aksi brutal tersebut. Beberapa warga dan anggota kepolisian yang mengambil gambar dan video aksi tersebut dikejar-kejar massa. Bahkan, anggota polisi dipukuli ketika mengambil video di depan Mapolsek Bayah.

Aksi baru berhenti setelah aparat gabungan dari Brimob Panggarangan, Polsek di zona Lebak Selatan, datang ke lokasi. Tidak hanya itu, Anwar dan Bubun datang ke Polsek untuk melaporkan kasus penculikan yang dialaminya oleh oknum yang mengaku aparat kepolisian.

Halimah, warga Bayah Timur, Kecamatan Bayah, menyatakan, situasi dan kondisi di Mapolsek Bayah sangat mencekam. Ratusan masyarakat melakukan aksi perusakan terhadap kendaraan dan Mapolsek Bayah. Dia melihat massa memukuli anggota polisi yang mengambil video aksi tersebut.

“Suasana di polsek cukup mencekam. Saya sendiri tidak berani mendekat dan hanya melihat aksi massa dari kejauhan. Pokoknya menakutkan karena massa beringas. Mereka merusak kantor dan kendaraan di sana,” kata Halimah ketika ditemui Radar Banten di Lapangan Merdeka di Kampung Ciwaru, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah.

Halimah mengaku, melintas di depan Mapolsek Bayah sekira pukul 11.00 WIB. Dia akan membeli pertalite di SPBU yang berada tidak jauh dari Polsek Bayah. Untuk itu, dia melihat langsung motor Polsek Bayah digotong massa ke Lapangan Merdeka dan membakarnya di sana.

“Saya enggak lama menyaksikan aksi brutal warga. Karena takut, saya dan anak memilih pulang. Saya sengaja ke sini lagi karena ingin melihat kondisi Polsek Bayah setelah diamuk massa,” paparnya.

Odil, warga Bayah lainnya mengaku, melihat langsung aksi nelayan di depan Polsek Bayah. Batu, batang pohon bambu, dan besi, digunakan massa untuk merusak dan mengobrak-abrik kantor Polsek Bayah. Bahkan, ketika anggota Brimob dipukul, dia ikut memisahkan dan menolong aparat negara tersebut agar tidak diamuk massa.

“Situasi dan kondisi di lapangan tidak terkendali. Massa mengamuk dan merusak semua fasilitas yang ada di dalam kantor. Bahkan, petasan dan minuman keras hasil operasi dirampas massa,” ungkapnya.

Usai diamuk massa, aparat gabungan dari Brimob dan Shabara Polda Banten diterjunkan ke lokasi. Shabara Polres Lebak bersama anggota Polsek zona Lebak Selatan diinstruksikan merapat ke lokasi. Tidak hanya itu, anggota TNI dari berbagai satuan yang berjumlah lebih dari 100 orang berjaga-jaga di sekitar Polsek Bayah. Pukul 16.00 WIB, anggota polisi tampak membersihkan keping-keping kaca, genting, dan barang-barang di dalam polsek.

RAPAT TERTUTUP

Sementara itu, Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo melakukan rapat tertutup dengan jajaran di rumah dinas Kapolsek Bayah. Tampak di lokasi, Sekda Lebak Dede Jaelani, Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto, Wakapolres Lebak Kompol Fredya Triharbakti, dan sejumlah perwira di Polda Banten.

Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo menyatakan, aksi massa yang berujung perusakan akibat kesalahpahaman antara masyarakat dengan anggota Polsek Bayah. Warga menduga, pelaku penangkapan terhadap pengusaha benur di Jogjogan merupakan anggota Polsek Bayah. Padahal, tidak ada penangkapan yang dilakukan Polsek Bayah atau Polres Lebak.

“Ini kesalahpahaman. Peristiwa ini dipicu adanya isu pengamanan atau penangkapan terhadap dua nelayan yang sedang melakukan transaksi benur,” kata Listyo.

Terduga pelaku yang melakukan penangkapan terhadap Anwar dan Bubun masih dilakukan penyelidikan. Pihaknya juga telah menunjukkan foto-foto terhadap Anwar dan Bubun untuk mencari tahu siapa pelaku yang melakukan pengamanan, tetapi korban mengaku tidak mengenal sosok yang mengamankannya ke dalam mobil. Bubun meragukan bahwa pelaku merupakan anggota, karena jika dilakukan penangkapan biasanya Bubun dibawa ke Polsek untuk diperiksa.

“Kita mencari tahu peristiwa yang terjadi dan menjelaskannya. Sekarang, kita dalami. Untuk aksi pengrusakan, kita akan melakukan langkah-langkah tegas,” ujarnya (Mastur/RBG)

Tags: Polsek Bayah
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Polisi Perketat Pengamanan Gereja di Serang

Next Post

Satu Tahun Kepemimpinan WH-Andika: Kesehatan Gratis Tak Kunjung Tiba

Next Post
Satu Tahun Kepemimpinan WH-Andika: Kesehatan Gratis Tak Kunjung Tiba

Satu Tahun Kepemimpinan WH-Andika: Kesehatan Gratis Tak Kunjung Tiba

FIFGroup Serang

Rugikan FIF Cilegon Rp120,5 Juta, Mantan Karyawan Divonis 2 Tahun Penjara

Jumat, 18 September 2026 07:17
Pasar Rangkasbitung

Sepi Pembeli, Ratusan Kios dan Los Pasar Rangkasbitung Tutup

Jumat, 18 September 2026 08:09
Agil Zulfikar DPC Gerindra Lebak

Prabowo Tunjuk Muhamad Agil Zulfikar Nahkodai DPC Gerindra Lebak

Jumat, 18 September 2026 14:33
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Polda Banten

356 Bintara Lulusan Diktukba Diberi Arahan, Kapolda Banten Tekankan Disiplin dan Integritas

Jumat, 18 September 2026 09:46
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
kemacetan di Bojonegara-Puloampel

Soal Penanganan Kemacetan, Ini Permintaan Tokoh Bojonegara

Jumat, 18 September 2026 16:44

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

PT Genesis Regeneration Smelting

PT Genesis Regeneration Smelting Didakwa Tak Kelola Limbah B3, Slag Timbal Ditumpuk di Area Terbuka

by Fahmi
Sabtu, 19 September 2026 09:31
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) didakwa tidak melakukan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dihasilkan...

Narkotika cair

BNN Banten Gagalkan Penyelundupan Narkotika Cair Melalui Jasa Ekspedisi

by Fahmi
Sabtu, 19 September 2026 09:24
0

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten menggagalkan upaya peredaran narkotika golongan II jenis etomidate (narkotika...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.