slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Komite Sekolah Bingung dengan Kebijakan WH

Redaksi by Redaksi
21-08-2018 11:05:31
in Berita Utama, Pendidikan
Komite Sekolah Bingung dengan Kebijakan WH
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Mekanisme penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 31 Tahun 2018 tentang Pendidikan Gratis untuk SMA SMK negeri masih membuat bingung pihak komite sekolah. Dengan diperbolehkannya menarik sumbangan dari orangtua siswa maka label gratisnya menjadi akan hilang.

Ketua Komite SMAN 3 Kota Serang Deni Arisandi mengatakan, anggaran dari bantuan operasional sekolah (BOS) yang berasal dari pemerintah pusat dan BOS daerah (Bosda) yang berasal dari APBD belum cukup memenuhi kebutuhan sekolah. Kalau memang ada program pendidikan gratis, kata dia, seharusnya tidak ada biaya lagi yang dibebankan kepada orangtua siswa. “Kalau ada (sumbangan-red), berarti bukan gratis,” tandasnya.

Baca Juga :

Pemkab Tangerang Bakal Perluas Program Sekolah Gratis ke Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah Swasta

Dana Rp1,19 Triliun Disetujui untuk Operasional Sekolah Rakyat Tahap Pertama

Sekolah Rakyat Tangsel Terapkan Sistem Asrama dengan Pendampingan Wali Asuh

150 Siswa Sekolah Rakyat Tangsel Dapat Jatah Makan Bergizi Gratis

Kata dia, kalaupun ada partisipasi dari orangtua, hal itu untuk menutupi kegiatan di luar yang dibiayai BOS dan Bosda, misalnya ekstrakurikuler. “Tentu kami juga bingung menyampaikan kepada orangtua. Pendidikan gratis, tapi diminta sumbangan karena dana yang ada belum cukup,” ujar Deni.

Ia berharap, program pendidikan gratis yang diinginkan Gubernur Wahidin Halim harus benar-benar gratis dan memenuhi kebutuhan sekolah. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar dapat berjalan tanpa kendala.

Sementara Ketua Komite SMAN 1 Kota Serang Furtasan Ali Yusuf mengatakan, penyelenggaraan pendidikan membutuhkan partisipasi masyarakat. Lantaran dana BOS dan Bosda tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Namun, bentuk partisipasi masyarakat itu harus dirumuskan bersama dengan duduk bersama antara sekolah dengan orangtua. Nantinya, sekolah memberi gambaran kebutuhan sekolah.    “Sedangkan yang dikover Bosda hanya berapa. Kebutuhan berapa, kekurangan berapa,” ujarnya.

Lantaran sifatnya sumbangan maka partisipasi itu tidak wajib. Besaran sumbangan itu tak ditentukan.

Ia menegaskan, bagi siswa yang tidak mampu tak akan dimintai sumbangan. Sedangkan siswa yang mampu juga nilainya bervariasi sesuai kemampuan.

Hanya saja, lanjutnya, itu mekanisme dulu. Sedangkan untuk saat ini belum ada pembicaraan karena pergub juga baru keluar dan sedang dikaji pihak sekolah. “Biasanya pembicaraan dengan orangtua memang di awal, tapi karena menunggu kebijakan jadi belum dilakukan,” terang anggota DPRD Kota Serang itu.

Kata dia, dengan diperbolehkannya sumbangan itu maka memberi ruang kepada yang mampu. Kata dia, selama ini orangtua siswa yang mampu tidak berani memberi sumbangan.

Dihubungi terpisah, Koordinator Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Provinsi Banten Nurhipalah menuturkan, pihaknya sudah selesai mengkaji Pergub 31 Tahun 2018 tentang Pendidikan Gratis pada SMA, SMK, dan Sekolah Khusus Negeri. Menurutnya, Pergub 31 yang diterbitkan Gubernur Wahidin Halim sama saja dengan Pergub 30 Tahun 2017. “Bedanya cuma ada kata gratis saja di Pergub 31,” kata Nurhipalah kepada Radar Banten, kemarin.

Ia menambahkan, Pergub 31 yang kini diberlakukan selanjutnya disosialisasikan FKKS ke semua sekolah. Sehingga, pihak sekolah tidak lagi bingung soal adanya partisipasi dari masyarakat dalam biaya pendidikan. “Selama ini kan pihak sekolah bingung, di Pergub 30 diperbolehkan menerima sumbangan, sedangkan Pak Gubernur melarangnya. Tapi, berdasarkan isi Pergub 31, ternyata pihak sekolah masih diperbolehkan menerima sumbangan untuk memenuhi kebutuhan yang tidak teranggarkan dalam penyelenggaraan pendidikan,” ungkapnya.

Kendati isi Pergub 31 sesuai harapan FKKS, Nurhipalah mengaku, dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar di sekolah, pihaknya tetap mengacu pada Permendikbud 75 Tahun 2016. “Kita tidak hanya menggunakan Pergub 31 Tahun 2018, tapi juga berpedoman pada PP 48 Tahun 2008, dan Pergub 30 Tahun 2017. Sebab, Pergub 30 merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah,” ungkapnya.

“Pergub 30 bahkan jauh lebih luas aturannya dibanding Pergub 31. Meskipun poin utamanya sama saja. Bahwa pendidikan gratis diprioritaskan untuk siswa SMA SMK Negeri yang tidak mampu di Provinsi Banten,” tambah Nurhipalah.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dindikbud Banten Engkos Kosasih dan Sekretaris Dindikbud Banten Joko Waluyo tidak bisa dimintai tanggapannya. Nomor ponsel keduanya dalam kondisi tidak aktif.

Seperti diketahui, pemberlakukan pendidikan sekolah gratis versi WH itu hanya berlaku di 233 SMK SMA dan SKH negeri di Banten. Sementara masih ada ribuan sekolah swasta yang tidak bisa menikmati kebijakan pendidikan gratis itu. (Rostinah-Deni S/RBG)

Tags: pendidikan gratis
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Proses Hukum ‘Ratu’ Kerajaan Ubur-ubur Berlanjut

Next Post

Gunung Anak Krakatau Meletus Setiap Hari

Related Posts

Pemkab Tangerang Bakal Perluas Program Sekolah Gratis ke Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah Swasta
Berita Utama

Pemkab Tangerang Bakal Perluas Program Sekolah Gratis ke Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah Swasta

by Mulyadi
Rabu, 4 Februari 2026 17:27

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berkomitmen menuntaskan program sekolah gratis bagi SD dan SMP swasta sekaligus mendorong...

Read moreDetails

Dana Rp1,19 Triliun Disetujui untuk Operasional Sekolah Rakyat Tahap Pertama

Sekolah Rakyat Tangsel Terapkan Sistem Asrama dengan Pendampingan Wali Asuh

150 Siswa Sekolah Rakyat Tangsel Dapat Jatah Makan Bergizi Gratis

HUT ke-80 RI, Walikota Tangerang Beri Kado Potongan Pajak 20 Persen untuk Warga

Doa Andra Soni untuk Siswa Sekolah Rakyat: Kelak Ada yang Jadi Gubernur, Kapolres dan Dandim

Program Sekolah Rakyat Prabowo di Kota Tangsel Dimulai Hari Ini

Furtasan Ali Yusuf Tegaskan PIP Aspirasi Harus Diterima Utuh

Wakil Bupati Intan Tinjau MPLS dan Pelaksanaan Program Sekolah Swasta Gratis

Hari Ini, 250 Calon Siswa Sekolah Rakyat di Banten Jalani Tes Kesehatan

Next Post
Gunung Anak Krakatau Meletus 56 Kali

Gunung Anak Krakatau Meletus Setiap Hari

KPU Tetapkan Syafrudin-Subadri Sebagai Walikota-Wakil Walikota Serang 2018-2023

Syafrudin-Subadri Ajak Bangun Kota Serang

Guru Besar UIN Banten Bertambah

Guru Besar UIN Banten Bertambah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

SMKN 5 Tangerang Selatan Gelar Job Fair Internasional, Lulusan Dibuka Peluang Kerja ke Jepang hingga Korea

SMKN 5 Tangerang Selatan Gelar Job Fair Internasional, Lulusan Dibuka Peluang Kerja ke Jepang hingga Korea

Rabu, 29 April 2026 14:17
400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, Pemerintah Dorong Film Layar Lebar untuk Generasi Muda

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, Pemerintah Dorong Film Layar Lebar untuk Generasi Muda

Rabu, 29 April 2026 14:12
Ratusan Siswa SD Ikuti FLS3N 2026 di Pandeglang

Ratusan Siswa SD Ikuti FLS3N 2026 di Pandeglang

Rabu, 29 April 2026 14:11
Honda Banten Gelar “Zen on Wheels” di Universitas Faletehan, Edukasi Safety Riding untuk Kartini Masa Kini

Honda Banten Gelar “Zen on Wheels” di Universitas Faletehan, Edukasi Safety Riding untuk Kartini Masa Kini

Rabu, 29 April 2026 14:08
Cegah Campak di Tangerang, Puskesmas Jambe Percepat Cakupan Imunisasi Balita hingga 98 Persen

Cegah Campak di Tangerang, Puskesmas Jambe Percepat Cakupan Imunisasi Balita hingga 98 Persen

Rabu, 29 April 2026 13:39
Peresmian PAUD Dakar di Cilegon, Kolaborasi Chandra Asri–Chengda Dukung Pendidikan Anak Usia Dini

Peresmian PAUD Dakar di Cilegon, Kolaborasi Chandra Asri–Chengda Dukung Pendidikan Anak Usia Dini

Rabu, 29 April 2026 13:37
SMKN 5 Tangerang Selatan Gelar Job Fair Internasional, Lulusan Dibuka Peluang Kerja ke Jepang hingga Korea

SMKN 5 Tangerang Selatan Gelar Job Fair Internasional, Lulusan Dibuka Peluang Kerja ke Jepang hingga Korea

Rabu, 29 April 2026 14:17
400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, Pemerintah Dorong Film Layar Lebar untuk Generasi Muda

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, Pemerintah Dorong Film Layar Lebar untuk Generasi Muda

Rabu, 29 April 2026 14:12
Ratusan Siswa SD Ikuti FLS3N 2026 di Pandeglang

Ratusan Siswa SD Ikuti FLS3N 2026 di Pandeglang

Rabu, 29 April 2026 14:11
Honda Banten Gelar “Zen on Wheels” di Universitas Faletehan, Edukasi Safety Riding untuk Kartini Masa Kini

Honda Banten Gelar “Zen on Wheels” di Universitas Faletehan, Edukasi Safety Riding untuk Kartini Masa Kini

Rabu, 29 April 2026 14:08
Cegah Campak di Tangerang, Puskesmas Jambe Percepat Cakupan Imunisasi Balita hingga 98 Persen

Cegah Campak di Tangerang, Puskesmas Jambe Percepat Cakupan Imunisasi Balita hingga 98 Persen

Rabu, 29 April 2026 13:39
Peresmian PAUD Dakar di Cilegon, Kolaborasi Chandra Asri–Chengda Dukung Pendidikan Anak Usia Dini

Peresmian PAUD Dakar di Cilegon, Kolaborasi Chandra Asri–Chengda Dukung Pendidikan Anak Usia Dini

Rabu, 29 April 2026 13:37

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

SMKN 5 Tangerang Selatan Gelar Job Fair Internasional, Lulusan Dibuka Peluang Kerja ke Jepang hingga Korea

SMKN 5 Tangerang Selatan Gelar Job Fair Internasional, Lulusan Dibuka Peluang Kerja ke Jepang hingga Korea

by Syaiful Adha
Rabu, 29 April 2026 14:17

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan peluang kerja dalam dan luar negeri ditawarkan dalam kegiatan Nilfest (Nilmatan Festival) 2026 yang digelar...

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, Pemerintah Dorong Film Layar Lebar untuk Generasi Muda

400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, Pemerintah Dorong Film Layar Lebar untuk Generasi Muda

by Yusuf Permana
Rabu, 29 April 2026 14:12

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Peringatan 400 tahun Syekh Yusuf Al-Makassari resmi masuk dalam agenda UNESCO. Momentum bersejarah ini juga diiringi dengan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak