CILEGON – Aksi pencurian dengan modus gembos ban terjadi di Jalan Raya Cilegon, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Rabu (29/8). Akibatnya, uang sebesar Rp87,7 juta yang baru saja diambil dari bank digondol oleh pelaku pencurian.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari Polsek Cibeber, aksi kriminal itu terjadi sekira pukul 10.40. Sebelum kejadian, korban, Gatot Ramdhoni beserta rekannya Feru Zabadi baru saja melakukan transaksi pengambilan uang di salah satu bank swasta di lingkungan City Square, Cibeber, Kota Cilegon, sekira pukul 09.00.
Uang yang diambil oleh korban itu merupakan uang milik perusahaan PT Maju Maritim Indonesia. Uang operasional perusahaan yang diambil oleh korban dari bank mencapai ratusan juta. Setelah selesai melakukan transaksi, korban membawa uang itu menggunakan tas gendong warna cokelat. Tas itu pun korban simpan di kursi depan mobil bagian kiri.
Usai dari bank, korban pun menggunakan mobil Kijang Krista ke toko Sumber Rezeki Teknik untuk membeli material yaitu snap ring dan knok. Setelah itu, korban melanjutkan perjalanan ke toko Karya Wargi di Kota Cilegon. Di tengah perjalanan, di lokasi kejadian, tiba-tiba ban belakang bagian kiri mobil dengan nomor polisi B 1099 PGZ itu mengalami gembos ban.
Mengetahui hal itu, korban pun menepi untuk mengganti ban yang mengalami gembos akibat paku dengan ban pengganti. Pada saat mengganti itulah, sekira pukul 10.40 tiba-tiba ada dua orang yang tidak dikenal menggunakan sepeda motor Suzuki Satria warna hitam langsung membuka pintu depan bagian kanan dan langsung membawa kabur tas yang berisi uang Rp87,7 juta tersebut. “Uang itu sisa pembelian material, korban mengaku sempat mengejar dengan cara lari, tapi enggak kekejar,” ujar Kapolsek Cibeber AKP Dedy Rudiman di ruang kerjanya.
Selain uang, akbat aksi kejahatan itu, korban mengalami kehilangan buku tabungan Bank Mandiri dan charger handphone Samsung. “Kita sudah melakukan cek TKP, memeriksa korban dan saksi, akan kita tindak lanjuti,” ujarnya.
Sementara itu, Feru Zabadi kepada wartawan menceritakan, aksi kejahatan itu terjadi begitu cepat. Pelaku tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa menggasak uang milik perusahaan tempatnya bekerja itu.
Karena mengetahui posisi penyimpanan uang, ia curiga jika pelaku sudah mengincarnya sejak keluar dari bank. “Saya gak ngeh kalau itu (gembos ban) emang modusnya, saya benerin aja, terus dua pelaku itu datang,” ujarnya.
Kepada wartawan Feru enggan menceritakan lebih rinci kejadian apes yang menimpanya itu. Ia mengaku menyerahkan proses selanjutnya kepada pihak kepolisian. Ia berharap pelaku kejahatan yang menggasak uang tempatnya bekerja itu bisa terungkap. (Bayu M/RBG)











