slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Miris, Warga Panggungrawi Tempati Gubuk Reyot

Redaksi by Redaksi
24-09-2018 13:06:31
in Berita Utama, Umum
Miris, Warga Panggungrawi Tempati Gubuk Reyot

Gubuk milik Soleh (70) yang terbuat dari material-material bekas terlihat rapuh dan reyot, Minggu (23/9) pagi. Rumah di Lingkungan Sukalila, RT 03 RW 03, Kelurahan Panggungrawi, sudah ditempati selama sembilan tahun.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON – Kota Industri dan Kota Baja yang merupakan julukan lain Kota Cilegon ternyata berbanding terbalik dengan potret kehidupan beberapa masyarakatnya. Kemiskinan di tengah-tengah Kota Cilegon dengan hiruk pikuk mesin pabrik industri masih tampak terlihat nyata.

Seperti yang dialami pasangan suami istri (pasutri) Soleh (70) dan Sanah (50), warga Kampung Sukalila, Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang. Dengan keterbatasan ekonomi, pasutri yang sudah menikah puluhan tahun tersebut bersama seorang anak Rohana (7) terpaksa harus tinggal di sebuah gubuk yang kondisinya sangat memprihatinkan dan jauh dari kata layak.

Baca Juga :

Prioritaskan Warga Miskin, 400 Relawan SPPG Ikut Pelatihan Penjamah Makanan

Kolaborasi UPZ Banten dan Pemkab Lebak Percepat Rehabilitasi Rumah Warga Prasejahtera

Kemiskinan Ekstrem di Pandeglang Capai 130 Ribu Orang, Ini Klasifikasinya

Dapat Opsen Ratusan Miliar, Dewan Minta Pemda Bayar Iuran BPJS Kesehatan Warga Miskin

Pantauan Radar Banten, gubuk berukuran 6×4 meter yang terbuat seadanya dari sisa material, seperti tripleks bekas, papan bekas, pintu bekas, dan kardus bekas, serta beralaskan tanah terlihat sudah reyot. Bahkan, banyak lubang-lubang besar menganga di beberapa sisi dinding gubuk.

Begitu pula dengan kondisi atap rumah yang terlihat bolong-bolong. Sinar matahari pagi yang menembus lubang-lubang atap yang sudah bolong tersebut seakan memperjelas kondisi tidak layaknya gubuk itu. Tidak ada kata sempurna di semua sisi gubuk milik Soleh tersebut.

Kondisi memprihatinkan tidak hanya ada di ruang tamu dan atap gubuk saja. Bahkan, kondisi yang sangat memprihatinkan semakin terlihat ketika memasuki kamar tidur, dapur, dan kamar mandi. Selain itu, untuk memasuki dapur, penghuni gubuk terpaksa harus membungkukkan badan karena tinggi atap gubuk dengan lantai diperkirakan kurang dari 1,5 meter.

Semakin miris, ternyata tanah yang ditempati Soleh sekeluarga merupakan milik salah seorang warga yang bernama Mukhriji (almarhum). Bahkan dalam waktu dekat, ahli waris akan memanfaatkan tanah tersebut dan mau tidak mau Soleh sekeluarga harus rela angkat kaki dari gubuk tersebut.

Ditemui di kediamannya, Soleh mengungkapkan bahwa dirinya bersama istri dan dua orang anaknya sudah menempati gubuk tersebut selama sembilan tahun. Jika terjadi hujan lebat, ia terpaksa harus mengungsi karena atap bocor serta letak gubuk yang berada di tepi persawahan membuat gubuknya kerap terkena banjir. “Sebelumnya tinggal di kampung Kubang Laban, dekat kali. Saya disuruh nempatin sama yang punya lahan, tapi sekarang posisinya sudah dijual. Makanya, bingung juga nanti mau pindah ke mana,” kata pria lanjut usia itu dengan mata berkaca-kaca kepada awak media, Minggu (23/9) pagi.

Soleh menambahkan, selain bingung tidak memiliki tempat tinggal, ia juga mengaku kesulitan untuk menafkahi keluarganya. Kondisi tubuhnya yang sudah renta membuat Soleh tidak mampu untuk beraktivitas seperti biasa. “Untuk kebutuhan sehari-hari, saya mengandalkan anak pertama yang bekerja sebagai kuli bangunan. Dulu saya kerjanya buat bata, tapi sekarang sudah tidak bisa lagi. Selain sudah tua, buat melihat saja sudah susah. Selain dari anak yang kerja kuli bangunan, kami juga mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa sembako. Tapi, kan tidak cukup buat sebulan,” tuturnya.

Di lokasi yang sama, Lurah Panggung Rawi Muhriji menyatakan, pemerintah melalui program bedah rumah tidak layak huni (rutilahu) kesulitan untuk membantu memperbaiki rumah milik Soleh. Hal itu dikarenakan tanah yang ditempati Soleh merupakan milik orang lain. “Kalau tanahnya milik yang bersangkutan, pemerintah pasti bantu buat bedah rumah. Tapi, ini kan lahan milik orang lain makanya tidak bisa,” ungkapnya.

Meski demikian, dalam waktu dekat pihaknya akan mencarikan solusi agar gubuk Soleh bisa dibenahi. “Kabarnya ahli waris mau menggunakan lahan yang ditempati Pak Soleh. Nah, kita akan beri solusi memindahkan rumah Pak Soleh ke tanah negara. Tidak jauh dari sini (Lingkungan Sukalila) ada tanah negara, nanti kita tempatkan di situ biar tidak digusur-gusur lagi. Bangunan rumahnya juga akan kita bantu memperbaikinya,” ucap Muhriji.

Untuk kebutuhan sehari-hari, pemerintah sudah memberikan bantuan kepada keluarga Soleh. “Pak Soleh setiap bulan mendapatkan sembako dari Pemerintah Cilegon melalui program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT). Dari Provinsi Banten juga dapat per triwulan sebesar Rp1,5 juta,” tandasnya.

Masih di tempat yang sama, Anggota DPRD Kota Cilegon dari Komisi III Rahmatulloh yang saat itu menggunjungi kediaman Soleh mengatakan, sebagai Wakil Rakyat ia akan segera mengupayakan bantuan untuk pembangunan rumah Soleh. “Saya akan upayakan semaksimal mungkin dengan cara saya. Pemerintah biar dengan cara mereka sendiri. Saya akan upayakan bantuan dari perusahaan-perusahaan di Cilegon melalui dana CSR. Perusahaan di Cilegon ini banyak, saya yakin Pak Soleh bisa mempunyai rumah yang layak huni,” ujarnya. (Andre AP/RBG)

Tags: Warga MIskin
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Deklarasi Kampanye Damai: Jokowi-Prabowo Pelukan Lagi

Next Post

PGRI Perjuangkan Guru Honorer Berusia 35 Tahun ke Atas

Related Posts

Pandeglang

Prioritaskan Warga Miskin, 400 Relawan SPPG Ikut Pelatihan Penjamah Makanan

by Purnama Irawan
Kamis, 29 Januari 2026 17:38

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 400 relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengikuti pelatihan menjadi petugas penjamah makanan dari Dinas Kesehatan Kabupaten...

Read moreDetails

Kolaborasi UPZ Banten dan Pemkab Lebak Percepat Rehabilitasi Rumah Warga Prasejahtera

Kemiskinan Ekstrem di Pandeglang Capai 130 Ribu Orang, Ini Klasifikasinya

Dapat Opsen Ratusan Miliar, Dewan Minta Pemda Bayar Iuran BPJS Kesehatan Warga Miskin

Pemprov Banten Pangkas PBI BPJS Rp 19 Miliar, Kekurangan Dibebankan kepada Kabupaten Kota

Ingin Ikut Program Bedah Rumah Tangsel? Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

140.000 Warga Pandeglang Masuk Kategori Miskin, Ini Kata Dinsos

Miris, Gaji 120 Ribu Warga Lebak di Bawah Satu Juta

Wakil Ketua DPRD Dorong Pandeglang Miliki Sekolah Rakyat demi Perluas Akses Pendidikan

Dewan Minta Pemkab Lebak Sediakan Lapangan Pekerjaan Atasi Kemiskinan 

Next Post
PGRI Perjuangkan Guru Honorer Berusia 35 Tahun ke Atas

PGRI Perjuangkan Guru Honorer Berusia 35 Tahun ke Atas

Terkait Penyaluran Dana BOS, Bappeda Menyayangkan Kinerja Dindikbud

Terkait Penggunaan Dana Desa, Banyak Desa Dinilai Salahi Aturan

Mengunjungi Desa Kadugenep, Sentra Pembuatan Tas di Serang

Mengunjungi Desa Kadugenep, Sentra Pembuatan Tas di Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kerja Sama IWAPI dengan Tiga Kementerian Support Kemajuan Pengusaha Perempuan

Kerja Sama IWAPI dengan Tiga Kementerian Support Kemajuan Pengusaha Perempuan

Senin, 8 Juni 2026 21:11
Wali Kota Cilegon Robinsar.

Wali Kota Cilegon Nilai 70 Persen Trotoar di Jalan Protokol Sudah Tidak Layak

Senin, 8 Juni 2026 18:03
Wali Kota Serang Budi Rustandi, dan Zeka Bachdi saat foto bersama dengan para atlet.

Pemkot Serang Siapkan Bonus Bagi Atlet Popda dan Peperda 2026 yang Bawa Medali

Senin, 8 Juni 2026 17:52
Dua orang jemaah haji yang mengalami luka ringan pada saat menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang.

Bus Rombongan Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Terlibat Kecelakaan Saat Menuju Asrama Haji

Senin, 8 Juni 2026 17:32
Staf Kecamatan Mauk saat melakukan apel Senin, Senin 8 Juni 2026.

Camat Mauk Minta Maaf Soal Video Pegawainya Viral Bermain PlayStation Saat Jam Kerja

Senin, 8 Juni 2026 16:49
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah saat rapat dengan FSPP Lebak di ruang kerja Wakil Bupati Lebak.

Amir Hamzah Pimpin Rapat Program Santri Fakyat dengan FSPP

Senin, 8 Juni 2026 16:22
Kerja Sama IWAPI dengan Tiga Kementerian Support Kemajuan Pengusaha Perempuan

Kerja Sama IWAPI dengan Tiga Kementerian Support Kemajuan Pengusaha Perempuan

Senin, 8 Juni 2026 21:11
Wali Kota Cilegon Robinsar.

Wali Kota Cilegon Nilai 70 Persen Trotoar di Jalan Protokol Sudah Tidak Layak

Senin, 8 Juni 2026 18:03
Wali Kota Serang Budi Rustandi, dan Zeka Bachdi saat foto bersama dengan para atlet.

Pemkot Serang Siapkan Bonus Bagi Atlet Popda dan Peperda 2026 yang Bawa Medali

Senin, 8 Juni 2026 17:52
Dua orang jemaah haji yang mengalami luka ringan pada saat menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang.

Bus Rombongan Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Terlibat Kecelakaan Saat Menuju Asrama Haji

Senin, 8 Juni 2026 17:32
Staf Kecamatan Mauk saat melakukan apel Senin, Senin 8 Juni 2026.

Camat Mauk Minta Maaf Soal Video Pegawainya Viral Bermain PlayStation Saat Jam Kerja

Senin, 8 Juni 2026 16:49
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah saat rapat dengan FSPP Lebak di ruang kerja Wakil Bupati Lebak.

Amir Hamzah Pimpin Rapat Program Santri Fakyat dengan FSPP

Senin, 8 Juni 2026 16:22

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kerja Sama IWAPI dengan Tiga Kementerian Support Kemajuan Pengusaha Perempuan

Kerja Sama IWAPI dengan Tiga Kementerian Support Kemajuan Pengusaha Perempuan

by Abdul Rozak
Senin, 8 Juni 2026 21:11

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pengusaha perempuan di Provinsi Banten bakal bekerjasama dengan tiga Kementerian untuk memaksimalkan usaha kaum hawa di tanah...

Wali Kota Cilegon Robinsar.

Wali Kota Cilegon Nilai 70 Persen Trotoar di Jalan Protokol Sudah Tidak Layak

by Adam Fadillah
Senin, 8 Juni 2026 18:03

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar menilai kondisi trotoar di sepanjang jalan protokol Kota Cilegon saat ini sudah memerlukan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak