SERANG – Sebuah minimarket di Jalan Samaun Bakri, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang, disatroni maling, Minggu (7/10). Brankas minimarket yang berisi uang sebesar Rp60 juta raib digasak pencuri.
Diduga pencuri membobol minimarket pada Minggu (7/10) sekira pukul 02.00 WIB. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu masuk setelah menjebol atap plafon. Pelaku kemudian merusak circuit closed television (CCTV) atau kamera pengintai yang dipasang di tengah minimarket.
“Kemungkinan jam dua pagi. CCTV dirusak,” kata Koordinator Minimarket bernama Ervin, Senin (8/10).
Setelah kamera pengintai dirusak, pelaku masuk menuju ruangan penyimpanan brankas. Diduga brankas dibuka oleh pelaku dengan menggunakan kunci. Sebab, tidak ditemukan kerusakan pada brankas.
“Kunci brankas enggak rusak, rapi kondisinya. Kayaknya, sudah tahu kondisi di sini,” kata Ervin.
Pelaku menguras uang dalam brankas dan kabur meninggalkan lokasi tanpa mencuri barang lain. “Hanya brankas saja. Kalau barang-barang lain sepertinya, enggak ada yang hilang, soalnya masih rapi,” kata Ervin.
Pencurian itu baru diketahui sekira pukul 08.00 WIB. Semula, pegawai minimarket tidak menyadari telah terjadi pencurian. Sebab, barang-barang di dalam masih tertata rapi. Kecurigaan mulai timbul ketika masuk ke dalam gudang. Atap plafon jebol dan kamera pengintai rusak. “Setelah itu, pelaku masuk ke ruang mesin CCTV dan mematikannya. Baru dia masuk ke ruang brankas,” kata salah satu pegawai bernama Rais.
Pencurian itu telah dilaporkan ke Mapolsek Serang. Kanitreskrim Polsek Serang Inspektur Polisi Dua (Ipda) Juwandi mengaku sudah menerima laporan tersebut. “Sudah. Sekarang masih kita selidiki,” kata Juwandi.
Dia enggan berspekulasi mengenai dugaan bahwa pelaku adalah orang yang telah mengenal kondisi minimarket. “Belum. Diperiksa utuh dulu,” ucap Juwandi. (Merwanda/RBG)











