SERANG – Kediaman Ube A Bueti (40) di Kampung Ancol, Desa Jawilan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang disatroni kawanan rampok, Selasa (16/10). Berbekal senjata tajam (sajam) perampok berhasil menguras harta dan melukai aparatur sipil negara (ASN) pada Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Banten tersebut.
Informasi diperoleh, perampokan terjadi sekira pukul 03.30 WIB. Saat itu, kawanan rampok yang belum diketahui jumlahnya itu masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang. Para pelaku langsung mengobrak-abrik isi rumah.
“Istri korban (Sadiyah-red) memergoki pelaku mengacak-acak isi rumah. Istrinya berteriak minta tolong, tetapi mulut korban langsung dibekap pelaku,” kata Kanitreskrim Polsek Jawilan Inspektur Polisi Satu (Iptu) Rahmat Hidayat, Rabu (17/10).
Namun, teriakan Sadiyah sempat terdengar Ube A Bueti. Korban yang sedang tidur di kamar depan, berniat keluar kamar mendekati sumber suara. Belum sempat keluar kamar, para pelaku menyerang Ube menggunakan kursi kayu dan sajam. “Suami dipukul kursi kayu mengenai punggungnya. Kaki kanan korban juga mengalami luka sayatan,” kata Rahmat.
Pasangan suami istri (pasutri) tak berdaya menghadapi perbuatan para tamu tak diundang itu. Usai korban dilumpuhkan, harta benda milik korban dikuras pelaku. Uang tunai sebesar Rp1 juta, dompet, dan lima buah ponsel milik korban digondol. Para pelaku kabur melalui pintu belakang. “Emas di tangan istrinya sempat ditarik paksa pelaku, tapi terjatuh. Ada ponsel dan uang tunai satu juta diambil,” kata Rahmat.
Kapolsek Jawilan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Nono Hartono mengaku masih menyelidiki kasus perampokan tersebut. “Untuk lebih jelasnya ke kantor saja,” kata Nono.
Sementara, Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indra Gunawan mengaku telah menginstrusikan personelnya melakukan penyelidikan. “Ditangani Polres. Lagi diselidiki, masih di lapangan,” ungkap Indra. (Merwanda/RBG)









