CILEGON – Guideline untuk penyandang disabilitas tunanetra di trotoar Kota Cilegon kondisinya membahayakan penggunanya.
Di Cibeber, misalnya, sebagian badan trotoar dan guideline tertutup mobil bekas yang dijual showroom, tertutup puing-puing sisa bangunan, dan tempat sampah. Posisi guideline pun mepet dengan bangunan dan pedagang kaki lima.
Di jalan nasional yang masuk di wilayah Kecamatan Jombang, kondisi sangat membahayakan karena guideline berujung pada lubang besar drainase dan terdapat kabel serta bongkahan kayu.
Nurohman, siswa SMK Al Hadid, menilai kondisi trotoar tidak layak untuk penyandang tunanetra. “Itu bisa menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah memperbaiki serta menata kembali trotoar dan guideline agar pejalan kaki merasa nyaman dan aman berjalan di trotoar. (Bayu Mulyana)












