CILEGON – Walikota Edi Ariadi akan mengoptimalkan peran Wakil Walikota Ratu Ati Marliati yang baru dilantik Gubernur Banten Wahidin Halim, Rabu (31/7). Edi akan meminta Ati memimpin langsung penataan kota agar terlihat lebih cantik seperti yang diminta Gubernur Banten.
Diketahui, Wahidin Halim sempat menyoroti penataan wajah Kota Cilegon saat pelantikan wakil walikota. Dia meminta Ati menata Kota Cilegon agar terlihat cantik.
Edi mengakui jika Pemkot Cilegon perlu melakukan tindakan untuk membuat wajah Kota Cilegon tampak indah, nyaman, dan cantik seperti yang diungkapkan Wahidin Halim. Sejumlah hal yang menjadi sorotan dalam penataan kota, menurut Edi, di antaranya parkir liar, pedagang kaki lima (PKL), pasar tradisional, drainase, trotoar, sampah, dan lainnya.
“Itulah wajah kota kita. Bagaimana agar bagus dan cantik kaya Bu Ati?,” ujar Edi berseloroh usai menghadiri acara lokakarya hasil kajian pembiayaan bidang kesehatan atau district healt account (DHA) di aula Setda Kota Cilegon, Kamis (1/8).
Beberapa waktu lalu, Edi telah membentuk Satgas Penataan Jalan Lingkar Selatan (JLS) atau Jalan Aat Rusli. Satgas terdiri dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Antara lain Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), serta Satpol PP.
“(Pembentukan Satgas) itu salah satunya untuk penataan. Tuh Bu Ati, sekarang urusi. Saya enggak mau ada tukang parkir, duren pabalatak segala macam. Kemarin tuh dilihat di sebelah Polres selokannya, saya sudah minta Pak Iing (Kepala DLH Kota Cilegon Ujang Iing) benerin. Tinggal Bu Ati lah,” ujar Edi. Selain meminta Ati menjadi komandan penataan kota, Edi juga mengharapkan koordinasi seluruh OPD berjalan baik.
Sementara itu, Ati mengaku siap menjalankan tugasnya sebagai wakil walikota. Menurutnya, penataan wajah kota menjadi catatan dan program prioritas bersama Walikota Edi Ariadi. Ati mengaku akan segera berkoordinasi dengan Edi Ariadi guna membahas persoalan itu dan tugas-tugas pemerintahan lain. “Saya siap menjalankan arahan yang disampaikan oleh Walikota Cilegon Edi Ariadi,” kata Ati usai dilantik.
Terpisah, Kepala Dinas Perkim Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengaku telah mencanangkan program-program baik bersifat pembangunan maupun perawatan pembangunan yang telah dilakukan. “Program kita pembuatan taman-taman di perkotaan, memelihara taman di median jalan, pemeliharaan taman kota yang sudah dibangun,” ujarnya.
Tahun ini, selain merawat taman kota dan taman yang berada di median jalan, pihaknya sedang membangun sejumlah taman dan ruang terbuka hijau. Salah satunya di Kecamatan Purwakarta dan vertical garden yang berada di trotoar sepanjang Jalan Ahmad Yani, di Kecamatan Cibeber.
Ia pun berencana membangun gerbang kota di Merak. Namun, rencana itu masih terkendala status tanah yang bukan milik pemerintah. Jika persoalan tanah itu sudah selesai maka pembangunan fisik gerbang akan diajukan. “Penataan kota kita lakukan secara berkala, setiap tahun upaya itu terus dilakukan,” ujarnya. (bam/ibm/ags)










