KORONCONG – Pemkab Pandeglang melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) sejak tahun 2017 sampai 2018 telah berhasil membangun 7.500 rumah tidak layak huni (RTLH).
Pembangunan ribuan rumah tersebut didanai APBD Kabupaten Pandeglang, Pemprov Banten dan APBN dengan besaran Rp40 miliar setiap tahunnya. Bupati Irna Narulita mengatakan, selama masa kepemimpinannya dengan Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban, ribuan RTLH di Kabupaten Pandeglang berhasil dibangun.
“Selama dua tahun kita berhasil membangun 7.500 rumah tidak layak huni. Makanya tahun ini kita harapkan BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) untuk masyarakat bisa terus bertambah, agar semua warga Pandeglang memiliki rumah layak huni,” katanya di acara penyerahan BSPS di kantor Kecamatan Koroncong, Rabu (18/9).
Irna berjanji akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat agar bisa memberikan bantuan untuk pembangunan RTLH di Pandeglang. “Ibu (Irna menyebut namanya-red) terus memohon kepada Pemerintah Pusat agar bantuan untuk Pandeglang terus berdatangan. Kita juga harapkan di tahun ini dan tahun depan jumlah rumah yang mendapatkan bantuan bisa terus bertambah,” katanya.
Irna meminta kepada masyarakat yang mendapatkan BSPS agar melaporkan langsung kepada dirinya apabila ada pegawai atau pejabat yang memotong dana bantuan tersebut. “Jangan sampai bantuan yang diberikan itu dijadikan belah semangka (dipotong-red). Kalau ada yang melakukan tindakan itu, segera laporkan kepada saya, jangan takut. Kalau sampai ada pegawai yang melakukan tindakan itu, akan langsung kita tindak sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Kepala DPKPP Kabupaten Pandeglang Syarif Hidayat menjelaskan, secara keseluruhan warga Koroncong yang menerima BSPS pada tahun 2018 sebanyak 175 Kepala Keluarga (KK). Sementara untuk tahun ini tidak ada. “Ini kan hasil pembangunan tahun 2018, warga yang dapat bantuan ada 175 warga, semuanya dari APBN sebesar Rp2,3 miliar untuk Kecamatan Koroncong,” katanya.
Menurut Syarif, secara keseluruhan warga Pandeglang yang mendapatkan BSPS pada tahun 2018 sebanyak 2.529 unit dengan anggaran sebesar Rp40,935 miliar.
Sedangkan tahun 2019 ada 2.504 unit dengan anggaran sebesar Rp46,820 miliar. “Insya Allah kita akan terus berusaha agar persoalan RTLH di Pandeglang dapat terselesaikan. Kita juga akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat agar bantuan itu bisa terus bertambah,” katanya. (dib/zis)










