SERANG – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Serang banyak diisi oleh wajah lama. Dari 150 desa peserta pilkades, hampir 100 di antaranya diisi oleh calon incumbent.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang Rudi Suhartanto kepada Radar Banten di Alun-alun Kecamatan Kramatwatu, Sabtu (19/10).
Rudi mengatakan, saat ini tahapan pilkades sudah penetapan bakal calon menjadi calon. Namun, ia mengaku, belum menerima data berapa yang sudah ditetapkan. “Datanya belum masuk ke saya, tapi hampir sebagian desa sudah ditetapkan calonnya,” katanya.
Ia mengungkapkan, dari 150 desa peserta pilkades, sekira 100 desa di antaranya diisi oleh calon incumbent. Bahkan, kata dia, ada beberapa calon kepala desa yang juga mantan kepala desa pada 1990-an. “Yang incumbent ada 100 mah, ada juga yang mantan kepala desa tahun 1990-an,” ujarnya.
Dikatakan Rudi, motivasi mereka untuk maju lagi di pilkades kemungkinan karena ada pembangunan yang belum dituntaskan di desanya. Selain itu, di pilkades kali ini kompetensinya lebih terbuka. “Karena kita juga sudah tidak memperbolehkan memungut biaya dari calon,” ucapnya.
Sekretaris Desa Terasbendung, Kecamatan Lebakwangi Sahadah mengatakan, di desanya ada empat calon kepala desa yang akan maju di pilkades. Mereka berlatar belakang mantan kepala desa, staf desa, anggota badan permusyawaratan desa (BPD), dan masyarakat umum.
Ia mengatakan, empat bakal calon kepala desa itu akan ditetapkan menjadi calon kepala desa hari ini. Ia memastikan seluruh panitia pilkades dapat bersikap netral. “Besok (hari ini-red) kita penetapan calon, sekaligus undian nomor urut,” katanya. (jek/zee/ira)











