CIKEUSAL – WargaRW 01, Kampung Dahu, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cikeusal, telah membersihkan lingkungannya dan saluran pembuangan air. Gotong royong warga dilanjutkan dengan pembangunan gapura. Kegiatan warga masih akan diteruskan.
“Gapura ini menjadi gerbang masuk Desa Bantarpanjang, karena keberadaannya sebagai tanda batas antara Desa Cikeusal dengan Desa Bantarpanjang. Juga menjadi pintu gerbang menyambut pengunjung yang datang ke Desa Bantarpanjang,” terang Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bantar Panjang Ahmad Safiudin pada Kamis (24/10).
Setelah pembangunan gapura rampung, Safiudin mengatakan, warga akan kembali fokus menata lingkungannya dengan pemagaran dan penghijauan. “Bambu akan menjadi bahan baku utama untuk pagar. Warga tidak khawatir kekurangan bahan baku, karena banyak pohon bambu di Desa Bantarpanjang,” ungkapnya.
Ketua RT 01 RW 01, Kampung Dahu, Ulung mengakui bahwa penataan lingkungan di kampungnya sedikit terlambat. Sebab, 5 November nanti, juri Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang sudah mulai melakukan penilaian. Ulung beralasan, dikarenakan banyak warganya yang tidak bisa ikut bergotong royong jika dilaksanakan pada saat hari kerja.
“Selain warga sibuk kerja, banyak juga perangkat kampung seperti ketua RT dan RW yang belum bisa fokus karena kesibukan di kepanitiaan pilkades,” ujar Ulung. (rio/ang/don/ags)










