MANCAK – Warga RT 04 RW 002, Kampung Baru, Desa Balekencana, Kecamatan Mancak, saat ini, memiliki pos ronda baru. Kondisi bangunan pusat kegiatan pengamanan lingkungan ini jauh lebih bagus dan lebih rapi dari pos ronda sebelumnya.
Sebenarnya, lingkungan ini sudah punya pos ronda. Letaknya di sebelah kiri jalan lingkungan di kampung ini kalau dari arah Kantor Desa Balekencana. Namun, kondisinya dapat dikatakan tidak layak lagi.
Warga lalu membangun pos ronda baru. Letaknya pun dipindah ke sebelah kanan jalan, juga dari arah Kantor Desa Balekencana. Menurut warga, pemindahan letak pos ronda ini agar mudah dijangkau warga.
Luas pos ronda baru di RT 04 RW 002, Kampung Baru, ini sekira tiga meter persegi. Bangunannya dari kayu dengan atap rumbia. Warga butuh waktu kurang dari sepekan untuk merampungkannya.
Warna cat pos ronda ini didominasi abu-abu yang dipadukan dengan cat merah dan kuning. Warga tak hanya menuliskan identitas lingkungannya di pos ronda baru mereka. Pada bagian atas, warga membubuhkan tulisan “Radar Banten” berwarna merah.
Sekretaris Desa (Sekdes) Balekencana Nunung Nurjanah mengatakan, penataan lingkungan Kampung Baru telah selesai. Warga mengutamakan pembuatan pos ronda.
“Penataan pos ronda paling berat. Tapi, alhamdulillah, ada bantuan cat, akhirnya bisa selesai,” ujarnya kepada Radar Banten, Jumat (1/11).
Nunung menjelaskan, penataan Kampung Baru dilakukan warga tak kurang dari dua pekan. Dimulai dari pemagaran, pembuatan pos ronda, dan melukis jalan dengan tokoh-tokoh kartun.
“Pemagaran difokuskan di pinggir jalan bagian kiri. Kan tanahnya tebing, agar anak-anak tidak jatuh,” jelasnya. “Kita sudah siap dinilai. Nanti, tinggal bersih-bersih saja. Jadwal penilaiannya sudah dapat. Jadi, inilah kampung bersih dan aman Desa Balekencana,” imbuh Nunung.
Ketua RW 002, Kampung Baru, Salia menambahkan bahwa penataan kampungnya dilakukan warga secara swadaya. “Sudah dua minggu lalu diperbaiki. Pos ronda, pemagaran, dan pengecatannya,” terang Salia.
Secara umum, kondisi kebersihan lingkungan di kampungnya tergolong bersih. Warga rutin membersihkan halaman rumah masing-masing. Serta, rutin bergotong royong membersihkan tempat-tempat umum seperti pos ronda, pinggir jalan utama kampung, dan tempat ibadah.
“Alhamdulillah, warga masih kompak. Kebersihan lingkungan tugas kita bersama,” tandas Salia. (fdr/don/ags)








