slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

APBD Habis untuk Bank Banten dan Covid-19, Pembangunan Terancam Mandek

Redaksi by Redaksi
21-07-2020 13:19:07
in Berita Utama, Pemerintahan
APBD Habis untuk Bank Banten dan Covid-19, Pembangunan Terancam Mandek
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – APBD Banten tahun 2020 sebesar Rp13,2 triliun, dengan rincian belanja langsung Rp4,9 triliun dan belanja tidak langsung Rp8,3 triliun. Namun adanya pandemi Covid-19, membuat APBD Banten menyusut.

Penyusutan APBD 2020 bukan hanya karena target pendapatan daerah diturunkan Rp1,7 triliun. Namun juga akibat refocusing (pergeseran) untuk anggaran penanganan dan pencegahan Covid-19. Tidak tanggung-tanggung, anggaran belanja langsung dialihkan 50 persen untuk penanganan Covid atau sekira Rp2,4 triliun.

Baca Juga :

Pemerintah Provinsi hingga Desa di Banten Raih Penghargaan, Bukti Kepedulian terhadap Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Pemprov Banten Raih Paritrana Award 2025

Bankeu Desa Banten Naik Jadi Rp120 Juta, Fokus Infrastruktur dan SDM

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

Tidak berhenti disitu, Juli ini Gubernur Banten juga mengusulkan penyertaan modal untuk Bank Banten dari APBD 2020 sebesar Rp1,55 triliun. Bila penyertaan modal itu diambil dari pos belanja langsung, maka otomatis anggaran belanja langsung pemprov untuk pengadaan barang dan jasa serta belanja modal kurang dari Rp1 triliun.

Anggota Fraksi Gerindra Anda Suhanda mengaku khawatir program pembangunan tahun anggaran 2020 tidak akan berjalan lantaran pemprov tidak memiliki anggaran untuk melaksanakan program dan kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya oleh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Wajar bila DPRD cerewet mempertanyakan refocusing APBD untuk penanganan Covid-19 dan penyertaan modal Bank Banten itu diambil dari pos anggaran mana saja. Sebab kita tahu, belanja langsung dalam APBD 2020 hanya Rp4,9 triliun. Kalau diambil Rp4 triliun untuk penanganan covid dan penyertaan modal Bank Banten, sisanya hanya cukup untuk belanja pegawai,” ujar Anda kepada Radar Banten, kemarin.

Politikus yang akrab disapa bang haji ini melanjutkan, pandemi Covid-19 dan penyertaan modal Bank Banten tidak cukup menjadi alasan untuk pemprov tidak melaksanakan pembangunan yang sudah direncanakan saat penyusunan RAPBD 2020. “RPJMD Provinsi Banten 2017-2022 mungkin saja bisa dilakukan penyesuaian target oleh pemprov, tapi penggunaan uang rakyat untuk membangun kebutuhan dasar harus tetap diprioritaskan,” tegasnya.

Anda mengaku tidak sabar menunggu gubernur menyampaikan nota pengantar perubahan APBD 2020 ke DPRD Banten. “Besok (hari ini-red) gubernur dijadwalkan menyampaikan nota pengantar Raperda Perubahan APBD 2020. Sehingga publik bisa tahu program pembangunan mana saja yang terancam mandek. Semoga saja tahun ini pemprov tetap bisa melaksanakan pembangunan yang diharapkan publik,” pungkasnya.

Senada dengan Anda, Sekretaris Fraksi Golkar Fitron Nur Ikhsan juga menyampaikan kekhawatiran yang sama. Ia bahkan pesimistis target RPJMD Provinsi Banten 2017-2022 akan tercapai dimasa kepemimpinan Wahidin Halim. “Fraksi Golkar sudah menanyakan kepada gubernur, penyertaan modal diambil dari APBD tahun berjalan senilai Rp1,55 triliun itu dialokasikan dari pos anggaran mana. Kan konversi dana kas daerah (Kasda) Rp1,9 itu juga bagian dari struktur APBD 2020,” ungkap Fitron.

Ia melanjutkan, dari sisi struktur anggaran, konversi Kasda ini sulit direalisasikan lantaran tidak mudah merasionalisasikan Rp1,9 triliun menjadi setoran modal Bank Banten ditengah pandemi Covid-19. APBD Banten 2020 sebesar Rp13 triliun lebih setelah direfocusing menjadi Rp11,6 triliun. Meskipun skenario penyertaan modalnya untuk Bank Banten hanya Rp1,5 triliun.

“Saya bukan pesimistis, tapi saya ingin kita sama-sama bersikap rasional. Meskipun sudah pasti program pembangunan banyak yang mandek karena tidak ada anggarannya,” jelasnya.

Kasda Provinsi Banten Rp1,9 triliun yang mengendap di Bank Banten, kata Fitron, sebenarnya sudah terbagi dalam DPA (dokumen pelaksanaan anggaran) organisasi perangkat daerah. “Makanya harus ada kepastian dari mana mangkas anggarannya, sebab konversi Kasda ini harus merevisi RPJMD 2017-2022,” tuturnya.

Sambil menunggu proses ini berjalan, Fitron memaparkan ada empat langkah yang harus dipikirkan gubernur. Pertama, bagaimana melakukan pemangkasan anggaran untuk mengalokasikan penyertaan modal dalam perubahan APBD 2020, sebab saat ini anggara belanja langsung hanya Rp2,4 triliun.

Kedua, bagaimana meningkatkan pendapatan daerah. Sementara langkah ini hampir tidak mungkin ditengah pandemi Covid-19.

Ketiga, kepastian regulasi dalam melakukan konversi kas daerah. Sebab skenarionya anggaran Rp1,5 triliun sisa kasda menjadi Silpa APBD 2020, yang akan dijadikan penyertaan modal Bank Banten dalam APBD 2020 harus ada Perda baru tentang penyertaan modal.

Keempat, bagaimana melakukan revisi RPJMD. Langkah ini harus dicarikan jalan keluarnya, sebab terganjal Permendagri 86 tahun 2017 yanh menyebutkan bahwa perubahan RPJMD tidak dapat dilakukan apabila sisa masa berlaku kurang dari tiga tahun. Sementara masa berlaku kepemimpinan Wahidin-Andika tinggal menyisakan dua tahun lagi.

“Ini menjadi pemikiran kita bersama, skenario apa yang harus ditempuh bila konversi kasda tidak sesuai regulasi,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP Muhlis mengatakan, Pemprov Banten tidak punya pilihan lain menyelamatkan Bank Banten selain melakukan konversi dana Kasda sebesar Rp1,5 triliun. “Kita hormati proses yang sedang berjalan, sebab gubernur tidak punya pilihan lain menyelamatkan Bank Banten,” ungkapnya.

Terkait langkah-langkah penyelamatan, DPRD Banten telah memberikan saran kepada gubernur untuk melakukan konsultasi dengan Mendagri. “Kita lihat besok (hari ini-red), pansus raperda penyertaan modal Bank Banten akan menyampaikan hasil pembahasannya dalam rapat paripurna,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Bantem Wahidin Halim memberikan penjelasan terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap raperda penambahan penyertaan modal ke dalam saham PT BGD untuk Bank Banten. “Melakukan konversi atas dana kasda yang tertahan di Bank Banten menjadi tambahan modal disetor sebesar Rp1,55 triliun untuk Bank Banten, merupakan perintah tertulis OJK,” kata Al Muktabar saat menyampaikan jawaban gubernur dalam rapat paripurna, Selasa (14/7). (den/alt)

Tags: Pemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Rekapitulasi Dukungan Balon Walikota Cilegon Jalur Perseorangan Diwarnai Interupsi

Next Post

Honorer Pandeglang Keluhkan Gaji

Related Posts

Pemerintah Provinsi hingga Desa di Banten Raih Penghargaan, Bukti Kepedulian terhadap Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Berita Utama

Pemerintah Provinsi hingga Desa di Banten Raih Penghargaan, Bukti Kepedulian terhadap Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 9 Mei 2026 14:40

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Provinsi Banten dinilai memiliki kepedulian besar terhadap pemenuhan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya kelompok masyarakat rentan....

Read moreDetails

Pemprov Banten Raih Paritrana Award 2025

Bankeu Desa Banten Naik Jadi Rp120 Juta, Fokus Infrastruktur dan SDM

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

Dindik Banten Siapkan Pra-SPMB, Pendaftaran Siswa Baru Dimulai 10 Juni

Gubernur Banten Larang ASN nya Titip-Menitip di SPMB SMA/SMK Negeri

PMII Banten Gelar Diskusi Publik Kebijakan Pajak, Pemprov Banten Malah Tidak Hadir

Gubernur Andra Soni Ingin Investasi di Banten Serap Tenaga Kerja Lokal

Bank Banten Komitmen Berikan Layanan Terbaik Bagi Pemda

DPRD Banten Soroti PAD yang Belum Optimal dalam 21 Catatan LKPJ Pemprov Banten 2025

Next Post
Honorer Pandeglang Keluhkan Gaji

Honorer Pandeglang Keluhkan Gaji

Walau Janda, Tapi Mempesona

Walau Janda, Tapi Mempesona

Datangi BNPB Jakarta, HMI MPO Lebak Pertanyakan Realisasi Bantuan Banjir

Datangi BNPB Jakarta, HMI MPO Lebak Pertanyakan Realisasi Bantuan Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 19:54
Bedah rumah tangsel

Pemkot Tangsel Targetkan Bedah Rumah Sebanyak 329 Unit pada Tahun 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 19:38
Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Sabtu, 9 Mei 2026 17:58
Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Sabtu, 9 Mei 2026 17:44
Zulhas: Tanah dan Tambang Bukan Milik Orang yang “Nyolong-Nyolong”

Zulhas: Tanah dan Tambang Bukan Milik Orang yang “Nyolong-Nyolong”

Sabtu, 9 Mei 2026 17:31
Zulhas Ungkap PAN Pernah Dihabisi, Banyak Bupati Masuk Penjara

Zulhas Ungkap PAN Pernah Dihabisi, Banyak Bupati Masuk Penjara

Sabtu, 9 Mei 2026 17:21
17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 19:54
Bedah rumah tangsel

Pemkot Tangsel Targetkan Bedah Rumah Sebanyak 329 Unit pada Tahun 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 19:38
Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Sabtu, 9 Mei 2026 17:58
Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Sabtu, 9 Mei 2026 17:44
Zulhas: Tanah dan Tambang Bukan Milik Orang yang “Nyolong-Nyolong”

Zulhas: Tanah dan Tambang Bukan Milik Orang yang “Nyolong-Nyolong”

Sabtu, 9 Mei 2026 17:31
Zulhas Ungkap PAN Pernah Dihabisi, Banyak Bupati Masuk Penjara

Zulhas Ungkap PAN Pernah Dihabisi, Banyak Bupati Masuk Penjara

Sabtu, 9 Mei 2026 17:21

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

by Mastur Huda
Sabtu, 9 Mei 2026 19:54

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Cilegon, Fauzi Desviandy, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mempublikasikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban...

Bedah rumah tangsel

Pemkot Tangsel Targetkan Bedah Rumah Sebanyak 329 Unit pada Tahun 2026

by Agung S Pambudi
Sabtu, 9 Mei 2026 19:38

CIPUTAT,RADARBANTEN.CO.ID–Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pasang targetkan ada 329 unit rumah dibedah menjadi Rumah Layak Huni pada 2026 Wali Kota...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak