slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Meningkatkan Imunitas di Masa Pandemi dengan Probiotik Komunitas

Aas Arbi by Aas Arbi
16-07-2021 21:21:00
in Kesehatan, Umum
Meningkatkan Imunitas di Masa Pandemi dengan Probiotik Komunitas
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Komisariat ITB-97 kembali menyelenggarakan diskusi virtual dengan mengambil topik-topik hangat di masyarakat. Seperti  Jumat (9/7) lalu menyelenggarakan diskusi bertema “Meningkatkan Imunitas di Masa Pandemi dengan Probiotik Komunitas” melalui platform ZOOM Meeting dan streaming di akun Youtube Syner 97 ITB. Jumlah tayang topik ini di Youtube telah mencapai hampir 5.000 views.

Webinar Series #03 kali ini dimoderatori Sidrotun Naim  (BI97) dan menghadirkan  Farid Lusno (dosen FKM Unair),  Sulfahr (dosen Mikrobiologi FMIPA Unhas dan dosen S2 FK Unhas), dan Basuki Rokhmad selaku Owner dan Founder PT BIOS Pro Siklus dan Produsen Biosyafa.

Andhy Widodo (TI97), Ketua Komisariat ITB97,  menyampaikan terima kasih kepada narasumber yang sudah bersedia menyampaikan pemikiran dan penjelasan mengenai produk karya anak negeri yang diharapkan bermanfaat di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Baca Juga :

Kasus Kusta di Lebak Turun pada 2026, Dinkes Temukan 21 Kasus

Wabup Serang Dorong Penguatan Edukasi Sosial Terkait Fenomena LGBT

Dinkes Serang Temukan 76 Kasus HIV/AIDS, LSL Dominasi Temuan

Warga Kota Tangerang Perlu Tahu, Ini Cara Mengakses Layanan Ambulans Gratis 119


Pada sesi pertama, diawali dengan kisah perjuangan Basuki Rokhmad dalam mencapai kesembuhan akibat penyakit ensefalopati,  dalam hal ini probiotik komunitas sangat berperan dalam membantu proses kesembuhannya. Kemudian dilanjutkan tentang kisah perjuangan  membangun brand Biosyafa dengan menjalin kerja sama dengan berbagi lembaga pendidikan tinggi untuk mengembangkan penelitian berkelanjutan terkait Probiotik Komunitas.

Basuki Rokhmad memaparkan,  jumlah  strain bakteri dalam tubuh manusia lebih dari 19 juta strain bakteri. Orang sehat atau merasa sehat jika dihitung ternyata hanya memiliki sekitar 60%-80% strain bakteri dari jumlah total tersebut. “Seandainya mikrobioma tubuh bisa mencapai jumlah 19 juta strain tersebut maka orang itu akan sehat tanpa harus minum obat,” ungkap Basuki.

Ketika membicarakan probiotik, lanjut dia, jika yang diminum itu hanya terdiri atas satu strain saja maka akan menimbulkan ketidakseimbangan mikrobioma. Begitu pula jika minum probiotik dengan sekian banyak strain tapi tidak memenuhi standar mikrobioma tubuh juga akan menimbulkan berbagai penyakit ikutan.  Di sinilah peran probiotik komunitas mengambil posisi dalam usaha memperbaiki keseimbangan mikrobioma tubuh manusia. Di dalam probiotik komunitas terdapat lebih dari seribu strain bakteri dengan sekian banyak senyawa aktif yang dihasilkan serta dikombinasikan dengan berbagai herbal asli Indonesia yang mana senyawa aktif yang dikandung herbal tersebut dinanokan oleh bakteri komunitas sehingga hasilnya tidak hanya berupa sinbiotik (gabungan probiotik dan prebiotik) akan tetapi berupa metabiotik.

Sementara  Farid Lusno yang membawakan meteri tentang  Bakteri dan Kehidupan,  memulai dengan memaparkan fakta-fakta unik terkait bakteri.  Fakta unik yang pertama  tentang obat antibiotik. Ternyata jenis antibiotik yang paling banyak selama ini adalah jenis antibiotik yang dihasilkan oleh bakteri. Sedangkan antibiotik itu sendiri adalah obat untuk membunuh bakteri.

“Kekurangan bakteri tertentu juga diketahui telah memicu beberapa penyakit. Seperti penyakit diabetes. Dalam kasus penyakit diabetes diketahui bahwa kekurangan bakteri e coli ternyata erat berkaitan dengan berkurangnya volume insulin yang dihasilkan.  Aktivitas bakteri juga erat kaitannya dengan antibodi. Walaupun antibodi itu protein, ternyata antibodi dihasilkan oleh simbiosis tubuh kita dengan bakteri. Karena kehadiran bakteri, sel-sel tubuh kita terangsang untuk mengeluarkan hormon-hormon tertentu,” ungap Farid.

Sebenarnya, lanjut dia, dalam praktik agama Islam sudah banyak dilakukan ibadah yang ternyata berkaitan erat dengan usaha untuk menstimulus munculnya antibodi dengan menggunakan bakteri. Seperti prebiotik kurma yang digunakan dalam proses tahnik yang melibatkan bakteri dari mukosa ayah atau kakek untuk merangsang antibody bayi. Selain itu Rosul juga mensunahkan merendam kurma kering untuk merangsang munculnya bakteri dalam air nabees (infuse water) guna memperkaya keragaman mikrobioma.

Sedangkan untuk terapi kesehatan yang menggunakan mikrobioma ini sudah juga ada di Indonesia yaitu yang dinamakan fecal microbiota therapy yang dilakukan dengan cara mengambil feses orang sehat dipindahkan ke orang sakit atau bahasa sederhananya transplantasi feses yang mahal dan rumit.  Selain dengan cara itu, mikrobioma dalam feses juga sudah ada diperjualbelikan dalam bentuk tablet.  Tetapi dengan adanya probiotik komunitas ini akhirnya didapatkan solusi sederhana dimana hanya dengan minum probiotik komunitas sudah mampu untuk memperkaya mikrobioma tubuh kita.

Terakhir, materi disampaikan Sulfahri yang membahas lebih dalam terkait imunitas. Dalam pemaparannya Sulfahri menyampaikan jika ada banyak faktor yang dapat menentukan imunitas, salah satunya adalah makanan dan juga pola hidup.  Makanan di sini penting karena sebagai sumber nutrisi.  Sedangakan pola hidup termasuk di dalamnya pola makan (apa yang dikonsumsi, kapan itu dikonsumsi dan berapa jumlah makanan yang dikonsumsi), pola olah raga dan juga pola tidur.  “Sesuai dengan hasil penelitian, salah satu makanan yang berpengaruh nyata untuk meningkatkan imunitas adalah madu dan herbal, makanan organik dan non GMO, juga probiotik,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam probiotik komunitas ketiga makanan tersebut dijadikan satu kesatuan dan dilakukan suatu proses fermentasi dalam waktu yang cukup lama dengan menggunakan teknologi yang canggih.  Sumber senyawa aktif yang dikandung madu dan herbal akan dipecah menjadi lebih kecil oleh bakteri menjadi ukuran partikel nano sehingga lebih mudah diserap tubuh.  “Sehingga bisa dikatakan jika kita mengkonsumsi probiotik komunitas kita memakan sanyawa aktif yang sudah dinanokan dan memakan bakteri hidup dalam jumlah yang melimpah,” katanya

Kenapa tubuh membutuhkan banyak bakteri? Lanjut dia, karena dalam tubuh ada sekitar 100 T bakteri dan 30 sd 40 T sel tubuh. Sehingga bakteri disebut juga sebagai organ keenam.  Di samping itu, bakteri dalam tubuh dianggap penting karena merupakan penghasil senyawa aktif,  penghasil enzim pencernaan, penghasil protein, serta penghasil vitamin dan mineral.

“Salah satu vitamin yang sedang viral terkait dengan Covid ini adalah vitamin D. Anjuran untuk mengkonsumsi vitamin D dosis tinggi tidak akan efektif jika bakteri dalam tubuh kurang karena bakteri berperan dalam metabolisme vitamin D. Jadi sebanyak apa pun vitamin D yang diminum dan selama apapun berjemur jika bakteri dalam perut kurang makan bioavailabilitynya juga rendah,” ungkapnya.

Dia memaparkan, bakteri dalam probiotik komunitas mampu menghasilkan berbagai senyawa metabolit, di antaranya adalah Dibutyl phthalate, 4-Methoxycinnamic acid, Cyclo(phenylalanyl-prolyl), Linolenic acid ethyl ester, Bis(2-ethylhexyl) phthalate, Eicosapentaenoic acid, dan Sedanolide. Senyawa metabolit tersebut dapat menjadi kandidat terapi SARS-CoV2 berdasarkan uji molecular docking.  Senyawa aktif alami tersebut bekerja dengan dua cara dalam melawan virus SARS-CoV2.  Cara yang pertama adalah dengan menghambat protein SARS-CoV2 menempel pada reseptor ACE-2 pada tubuh manusia, di mana resptor ini banyak terdapata di paru-paru dan perut serta sedikit di dalam mulut.  Sedangkan cara kedua adalah dengan menghambat replikasi virus SARS-CoV2.  Sehingga jika ada virus yang terlanjur menempel akan dihambat penyebarannya dengan cara kedua.

Binding affinity dari senyawa aktif yang dikandung oleh herbal dan yang dihasilkan oleh probiotik komunitas tersebut bahkan lebih baik dari antivirus redemsivir dan cloroquinon. Senyawa-senyawa tersebut berkerja sama dari berbagai sisi sehingga mampu menetralisir virus Covid-19 dalam hitungan hari bahkan hitungan jam karena bioavailability nya yang bagus tersebut. Bahkan berat molekul senyawa aktif tersebut juga lebih ringan jika dibandingkan dengan berat molekul obat kimia redemsivir dan cloroquinon.  Karena jika terlalu berat molekul suatu senyawa maka darah pun akan terlalu berat mengangkutnya sehingga butuh kerja keras yang menyebabkan kita akan oleng jika minum obat kimia tersebut.

Karena probotik komunitas  berasal dari herbal yang difermentasi itu lulus uji toksisitas sehingga efek ke tubuh juga tidak toxic atau aman untuk dikonsumsi.  Jika virus Covid-19 menyerang tubuh, maka ada dua kemungkinan yang terjadi pada sistem imun tergantung pada kondisi tubuh, yaitu respons imun yang kurang reaktif (tubuh akan memberikan respon anti infamsi) dan respons imun yang over reaktif (tubuh akan memberikan respons pro inflamasi).

Salah satu penyebab pasien meninggal karena Covid-19 itu sebenarnya adalah karena respons imun yang terlalu reaktif yang menimbulkan badai sitokin yang menyebabkan paru-paru kaku sehingga tidak bisa mengambil udara. Bakteri dalam probiotik komunitas ini mampu menyeimbangkan respon imun sehingga sitokin dihasilkan dalam jumlah yang wajar.

Kesimpulan akhir ditutup dengan pernyataan bahwa agar tubuh tetap sehat maka mikrobioma di dalam tubuh juga harus dijaga supaya tetap beragam dan seimbang, salah satu caranya adalah dengan mengkonsumsi probiotik komunitas dan mengkonsumsi makanan yang beragam serta selalu menjaga pola hidup yang sehat. (aas)

Tags: Covid-19Kesehatan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pandemi Covid-19, Abuya Muhtadi: Terus Berdoa, Berzikir, dan Minta Perlindungan Allah

Next Post

Istri Tak Suka ke Keluarga, Sabar Aja Dah

Related Posts

Penyakit kusta
Lebak

Kasus Kusta di Lebak Turun pada 2026, Dinkes Temukan 21 Kasus

by Nurabidin
Kamis, 16 Juli 2026 14:51

LEBAK, RADAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mencatat penurunan jumlah kasus kusta pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga saat...

Read moreDetails

Wabup Serang Dorong Penguatan Edukasi Sosial Terkait Fenomena LGBT

Dinkes Serang Temukan 76 Kasus HIV/AIDS, LSL Dominasi Temuan

Warga Kota Tangerang Perlu Tahu, Ini Cara Mengakses Layanan Ambulans Gratis 119

Nakhoda Baru PERSI & MAKERSI Banten Resmi Dilantik: Siap Kompak Jaga Mutu Pelayanan dan Etika Rumah Sakit

Overthinking dan GERD: Ketika Pikiran Memengaruhi Kesehatan Lambung

Poltekkes Kemenkes Banten Latih Kader Kesehatan Deteksi Dini Risiko Stunting di Jambe Kabupaten Tangerang

Kebanyakan Makan Sate dan Gulai Saat Iduladha? Ini Makanan Penetralisir Kolesterol yang Disarankan Ahli

Ada Benjolan di Area Perut atau Selangkangan, Itu Pertanda Hernia

Cuaca Panas Ekstrem Jadi Pemicu Hipertermia pada Tubuh

Next Post
Istri Tak Suka ke Keluarga, Sabar Aja Dah

Istri Tak Suka ke Keluarga, Sabar Aja Dah

Koperasi MadeinITB Superconnection: Langkah Nyata untuk Kemajuan Koperasi Konsumen Indonesia

Koperasi MadeinITB Superconnection: Langkah Nyata untuk Kemajuan Koperasi Konsumen Indonesia

Dua Maling Kabel Pabrik Ditangkap

Dua Maling Kabel Pabrik Ditangkap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pemkab Pandeglang Usulkan Kenaikan Honor PPPK Paruh Waktu

Pemkab Pandeglang Usulkan Kenaikan Honor PPPK Paruh Waktu

Jumat, 17 Juli 2026 10:33
Lewat Gerakan Indonesia Asri, Demokrat Cilegon Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Gotong Royong

Lewat Gerakan Indonesia Asri, Demokrat Cilegon Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Gotong Royong

Jumat, 17 Juli 2026 10:27
Buruh Harian di Pandeglang Terharu, Program Sekolah Gratis Banten Selamatkan Pendidikan Anak

Buruh Harian di Pandeglang Terharu, Program Sekolah Gratis Banten Selamatkan Pendidikan Anak

Jumat, 17 Juli 2026 09:04
Dilempar Gedebok, Pedagang Sayur Keliling di Padarincang Dibegal

Dilempar Gedebok, Pedagang Sayur Keliling di Padarincang Dibegal

Jumat, 17 Juli 2026 08:55
Mayoritas Pegawai Coffee Shop di Cilegon Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Mayoritas Pegawai Coffee Shop di Cilegon Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 17 Juli 2026 08:40
Hakim Perintahkan Menag Cabut KMA Integrasi Sekolah UIN Jakarta

Hakim Perintahkan Menag Cabut KMA Integrasi Sekolah UIN Jakarta

Jumat, 17 Juli 2026 07:31
Pemkab Pandeglang Usulkan Kenaikan Honor PPPK Paruh Waktu

Pemkab Pandeglang Usulkan Kenaikan Honor PPPK Paruh Waktu

Jumat, 17 Juli 2026 10:33
Lewat Gerakan Indonesia Asri, Demokrat Cilegon Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Gotong Royong

Lewat Gerakan Indonesia Asri, Demokrat Cilegon Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Gotong Royong

Jumat, 17 Juli 2026 10:27
Buruh Harian di Pandeglang Terharu, Program Sekolah Gratis Banten Selamatkan Pendidikan Anak

Buruh Harian di Pandeglang Terharu, Program Sekolah Gratis Banten Selamatkan Pendidikan Anak

Jumat, 17 Juli 2026 09:04
Dilempar Gedebok, Pedagang Sayur Keliling di Padarincang Dibegal

Dilempar Gedebok, Pedagang Sayur Keliling di Padarincang Dibegal

Jumat, 17 Juli 2026 08:55
Mayoritas Pegawai Coffee Shop di Cilegon Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Mayoritas Pegawai Coffee Shop di Cilegon Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 17 Juli 2026 08:40
Hakim Perintahkan Menag Cabut KMA Integrasi Sekolah UIN Jakarta

Hakim Perintahkan Menag Cabut KMA Integrasi Sekolah UIN Jakarta

Jumat, 17 Juli 2026 07:31

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkab Pandeglang Usulkan Kenaikan Honor PPPK Paruh Waktu

Pemkab Pandeglang Usulkan Kenaikan Honor PPPK Paruh Waktu

by Purnama Irawan
Jumat, 17 Juli 2026 10:33

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bersama DPRD Kabupaten Pandeglang akan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja...

Lewat Gerakan Indonesia Asri, Demokrat Cilegon Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Gotong Royong

Lewat Gerakan Indonesia Asri, Demokrat Cilegon Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Gotong Royong

by Adam Fadillah
Jumat, 17 Juli 2026 10:27

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Partai Demokrat menggelar aksi bersih-bersih lingkungan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Lingkungan Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak