LEBAK – Tim Serigala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak melumpuhkan DS dengan dua peluru tajam di kakinya. Namun, DS masih berdiri tegak dan berupaya kabur dari kejaran polisi.
Setelah beberapa puluh meter, Tim Serigala berhasil menangkap DS. Mereka kemudian memeriksa tersangka dan menemukan wafak atau jimat yang terbungkus kain hitam di pakaian DS. Setelah Wafak diambil, tersangka langsung terkulai lemah di lokasi penampakan di daerah Bogor.
Kasat Reskrim Polres Lebak Ajun Komisaris Polisi (AKP) Indik Rusmono menyatakan, penyidik menembak kedua tersangka di Bogor. Karena melawan, Tim Serigala menembak tersangka. DS ditembak dua kali dan masih berlari, sedangkan DAR ditembak satu kali dan langsung tersungkur.
“Tersangka DS memiliki jimat yang membuatnya tetap berlari, walaupun kedua kakinya telah ditembak,” kata AKP Indik Rusmono di Mapolres Lebak, Senin (27/9).
Kanit IV Satreskrim Polres Lebak IPDA Alfian Hazali membenarkan, DS menyimpan wafak dipakaiannya. Hal itu mungkin yang membuatnya tetap berdiri dan berlari dari kejaran anggota. Walaupun, dua kakinya sudah ditembus timah panas.
“Penyidik juga kaget. Karena, tersangka DS ini masih lari walaupun sudah ditembak di bagian betis kanan dan kiri,” tukasnya.(Mastur)











