SERANG-Stadion Maulana Yusuf (MY) Ciceri, Kota Serang, tengah direvitalisasi. Proyek yang dibebankan pada APBD 2021 itu menelan biaya hingga Rp6 miliar.
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan Olahraga (Disparpora) Kota Serang Yoyo Wicahyono mengatakan, revitalisasi itu menyasar kawasan landscape dan bagian dalam di kawasan track atletic. “Anggaran untuk landscape mencapai Rp3,8 miliar. Kalau untuk yang track atletic itu Rp2,4 miliar, Jadi totalnya sekira Rp6 miliaran,” kata Yoyo, Senin (27/9).
Dijelaskan Yoyo, revitalisasi kawasan landscape itu meliputi taman bermain anak-anak, lansia, musala, dan pemagaran, serta pembangunan gedung sekretariat. “Kalau dalam perencanaan jangka panjang akan dibangun juga foodcourt sebagai pelengkap sarana olahraga,” katanya.
Foodcourt dibangun, kata Yoyo, untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum masyarakat yang berolahraga di Stadion MY Ciceri. “Di situ kalau orang olahraga itu kan perlu minum perlu istirahat nanti di situ foodcourt kita siapkan nanti,” katanya.
“Itu rata-rata baru 20 persen lebih (progres pembangunannya-red). Mudah-mudahan akhir tahun bisa selesai,” tambah Yoyo.
Sementara terkait pedagang kaki lima (PKL) di kawasan stadion, Yoyo menegaskan sesuai SK Walikota tidak ada peruntukan bagi PKL di stadion. Untuk sementara, Pemkot Serang akan membiarkan PKL berjualan di stadion. “Kalau kita hanya pengelola kawasan stadion. Karena kondisinya seperti ini, maka mereka kita fasilitasi dagang di situ sementara dulu,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga pada Disparpora Kota Serang M Derajat mengungkapkan, pekerjaan revitalisasi sudah dimulai sejak 27 Juli 2021 dan berakhir pada 24 Desember 2021. “Pekerjaan akan dilakukan selama 150 hari. Sampai saat ini, rata-rata pekerjaan sudah mencapai 20 persen lebih,” katanya. (fdr/nda)










