PONTANG – Seluas 20 hektare lahan tambak di Desa Domas, Kecamatan Pontang, mengalami abrasi. Para pemilik lahan mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta.
Kepala Desa Domas Ukon Hidayat mengatakan, pihaknya sudah melaporkan hal ini kepada Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan (DKPP) Kabupaten Serang. “Sudah dilaporkan, ada 20 hektare lahan tambak kena abrasi,” kata Ukon kepada Radar Banten, Senin (27/9).
Dijelaskan Ukon, abrasi di wilayahnya terjadi sejak lama. Pihaknya membutuhkan program pembenahan wilayah pesisir agar air laut tidak terus naik ke lahan tambak warga. “Abrasi lagi, tambaknya tergerus air laut yang naik,” kata Ukon.
Ukon mengungkapkan, banyak warga terutama pemilik tambak mengeluh lantaran usahanya terdampak. Tambah ada yang berisi bandeng dan udang.
Ketua Komunitas Mangrove Andini mengaku dua tahun lalu sudah melakukan penanaman mangrove di wilayah Domas. “Nanti kita ada program penanaman lagi di sana,” tegasnya. (drp/bie)









