SERANG-Menjelang akhir tahun, serapan dana desa di Banten masih 65,96 persen. Salah satu kendalanya yakni perhelatan pemilihan kepala desa (Pilkades).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten Enong Suhaeti mengatakan, dari total dana desa sebesar Rp1,13 trliun, serapannya baru Rp748,67 miliar. “Ya ada beberapa faktor. Salah satunya pilkades ini,” ujar Enong, kemarin.
Kata dia, dari ribuan desa yang menerima dana desa tahun ini, 66 persen menyelenggarakan pilkades. Walaupun sudah ditunjuk Pj Kepala Desa, tapi mereka juga ada yang tidak berani mencairkan dana desa. “Itu juga jadi hambatan,” tuturnya.
Selain itu, Enong juga mengungkapkan, ada kendala saat penyaluran dana desa dari pemerintah di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Pemerintah desa sudah mengusulkan, tapi ada kendala pencairan di KPPN.











