SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Carenang dan Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang mulai mendapatkan bantuan air bersih. Warga berbondong-bondong membawa wadah yang bisa digunakan untuk menampung air saat mobil tangki tiba.
Hal itu terlihat di Kampung Astana, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang. Warga berbondong-bondong datang ke tempat yang telah ditetapkan untuk mengantre bantuan air bersih yang dibawa oleh PT Cipta Papperia. Pemandangan serupa juga terjadi di tiga kampung di Desa Cakung yakni Kampung Kwaron, Kuranji, dan Kampung Srewu. Warga terpantau memadati tempat yang telah ditentukan untuk mengantre air bersih.
Kepala Pabrik PT Cipta Papperia, Ahmad Satibi mengatakan, bantuan air bersih diberikan setelah adanya warga yang mengajukan bantuan air bersih ke perusahaan. “Kita distribusikan sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan untuk masyarakat yang berada di sekitar pabrik yang sedang kesulitan,” katanya, Sabtu 25 Juli 2026.
Ia berharap bantuan air bersih yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar ditengah krisis air bersih yang terjadi di wilayah tersebut.
Sementara itu, Camat Binuang, Mamak Abror mengatakan masyarakat yang terdampak akibat kekeringan di wilayahnya rata-rata berada di wilayah sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Cidurian. “Sementara yang menggunakan sumur bor dan sumur timba ada yang masih ada airnya. Jadi relatif, yang kekeringan yang berada di sekitaran DAS Cidurian,” katanya.
Ia mengaku bersyukur karena bantuan air bersih mulai masuk ke Kecamatan Binuang. Bantuan didistribusikan oleh Kodim 0602/Serang sebanyak 10 ribu liter air. “Bantuan air bersih yang diberikan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, seperti mandi, cuci, kakus (MCK), memasak, berwudu, serta kebutuhan rumah tangga lainnya,” tegasnya.
Selain itu, ada juga bantuan yang disalurkan oleh PDAM Tirta Albantani yang disalurkan ke Kampung Kuranji, sebanyak 5 ribu liter. “Total sudah ada 15 ribu liter yang diterima masyarakat. Ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, MCK, wudhu, masak dan lain sebagainya,” ujarnya.
Ia pun mengaku telah menyampaikan laporan kekeringan tersebut ke BPBD Kabupaten Serang. Ia berharap ada tindaklanjut dari BPBD untuk memberikan bantuan air bersih pada masyarakat. “Sehingga berkesinambungan, bantuan air bersihnya tidak terputus. Kita akan arahkan nanti ke Desa Renged,” pungkasnya.
Editor : Rostinah










