Sebagai informasi, Pemprov Banten gencar melakukan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan untuk menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi sehingga memperlancar aktivitas perekonomian masyarakat. Hal ini seiring pula dengan realisasi investasi di Provinsi Banten yang menempati nomor empat nasional, mencapai Rp62 triliun pada 2020.
Revitalisasi Kawasan Banten Lama dan pembangunan Banten International Stadium juga diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Banten.
Pemprov Banten juga terus melakukan pemberdayaan UMKM, pelatihan kerja (pendidikan vokasi) bagi angkatan kerja, hingga mendorong kerja sama antara SMK dengan industri untuk melahirkan lulusan SMK yang siap dan mampu bersaing di dunia kerja.
BUTUH TAMBAHAN BLKI
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, angka pengangguran di Indonesia pada Agustus 2021 mencapai 9,1 juta orang atau setara dengan 6,49 persen. Kepulauan Riau, Jawa Barat dan Banten menjadi tiga provinsi yang menyumbang angka pengangguran terbesar.
Data BPS menyebutkan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kepulauan Riau mencapai 9,91 persen, disusul Jawa Barat 9,82 persen dan Banten 8,98 persen atau setara dengan 562 ribu pengangguran.Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Erwin Syafrudin mengungkapkan, angka pengangguran di Banten dalam dua tahun terakhir memang tinggi sebagai dampak pandemi Covid-19. Bahkan pada tahun ini tercatat ada sekira 29 ribu pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).











