PANDEGLANG – Pembangunan konstruksi Jalan Tol Serang – Panimbang seksi tiga akan mulai dikerjakan tahun 2022. Pembangunan jalan tol sepanjang 33 kilometer itu digarap perusahaan China, yakni PT Sino Road and Bridge Group Co. Ltd bersama PT Wijaya Karya (WIKA), dan PT Adhi Karya.
Anggaran yang digunakan untuk membangun jalan bebas hambatan itu berasal dari dana pinjaman negara Cina sebesar Rp4,50 triliun dengan pembagian porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sebesar 55 persen milik Sino Road dan Bridge Co. Ltd. dan masing-masing 22,5 persen milik WIKA dan ADHI.
Bupati Irna Narulita mengatakan, Jalan Tol Serang – Panimbang seksi tiga akan mulai dikerjakan awal Januari 2022. Kabar itu diterima langsung ketika Presiden Joko Widodo meresmikan tol Serang -Panimbang seksi satu Serang – Rangkasbitung di Kabupaten Lebak.
“Awal pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang karena adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung. Kami harap segera terealisasi karena masyarakat sangat menunggu pembangunan konstruksi jalan tersebut,” kata Irna Narulita kepada Radar Banten, kemarin.
Bupati perempuan pertama di Pandeglang ini meyakini, jalan tol Serpan akan membangkitkan ekonomi masyarakat karena aksesibilitas dan konektivitas daerah akan terbentuk. Hal itu akan menjadi penopang kemajuan daerah, terutama kemajuan perekonomian masyarakat.











