Penyaluran bantuan Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) di wilayah Tangerang Raya melibatkan Bank bjb. Kepala Kanwil BJB Edi Kurniawan Saputra mengatakan, Bank bjb mengucapkan terimakasihnya atas kepercayaan Pemprov Banten ikut andil menyalurkan bantuan Jamsosratu secara online. “Sejak 2017 kami bank BJB masih diberikan kepercayaan untuk menyalurkan bantuan Jamsosratu. Bahkan kami Alhamdulilah dipercaya menyalurkan bantuan diatas 60 persen terutama sekali di tangerang raya,” ujarnya.
Menurut Edi, pihaknya terus berkomitmen untuk menyalurkan bantuan tepat waktu dan tepat jumlah serta tetap mematuhi protokol kesehatan. “Syukur sampai saat ini tidak ada komplen. Kita menyalurkan menggunakan digital banking, tidak ada lagi beekerumun dan tidak ada biaya potongan apapun,” ujarnya.
Kepala Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Banten Nurhana mengatakan, saat ini ada 50 ribu maayarakat se-Provinsi Banten terdaftar sebagai penerima bantuan Jamsosratu. Menurut Nurhana, Pemprov Banten berkomitmen untuk meningkatkan jumlah bantuan di tahun depan begitu juga dengan memperluas penerima bantuan. “Gubernur dan Wakil Gubernur berkomitmen untuk meningkatkan bantuan dan penerimanya diperluas. Harapannya seperti itu. Tapi kita sambil melihat situasi keuangan daerah,” jelasnya.
Menurut Nurhana, saat ini jumlah uang bantuan yang diberikan berjumlah Rp 1 juta untuk satu warga. Jumlah ini diakui menurun dari tahun lalu sebesar Rp 1,5 juta, hal ini tak lepas dari pandemi yang merusak seluruh roda ekonomi. “Walaupun dilanda pandemi kita tetap berkomitmen untuk tetap menyalurkan bantuan ini. Kita tidak akan mengurangi jumlah penerima bantuan, tapi nilainya kita kurangi karena kondisi keuangan kita. Tapi mudah mudahan tahun depan kondisinya mulai membaik dan bisa kita tingkatkan kembali,” ujarnya. (*)










